Firman Soebagyo: Cari Mentan seperti Amran Susah

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

29 Mei 2018 23:17 WIB
Nasional | Rilis ID
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, saat meninjau lokasi perkebunan kopi rakyat di Jember, Jawa Timur, Rabu (23/5/2018). FOTO: RILIS.ID/Fatah Sidik
Rilis ID
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, saat meninjau lokasi perkebunan kopi rakyat di Jember, Jawa Timur, Rabu (23/5/2018). FOTO: RILIS.ID/Fatah Sidik

Dia juga menyinggung Program Berantas Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja). Di mana, tiap rumah tangga miskin (RTM) mendapatkan 50 ekor per ayam. Selain itu, pemberian benih hortikultura dan perkebunan gratis.

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Winarno Thohir, juga memberikan dukungan serupa. Pertimbangannya, kebijakan Menteri Amran mengena dan memanjakan petani. "Baru kali ini juga pemerintah memberikan subsidi asuransi pertanian. Walau itu baru satu juta hektare, tapi itu sangat membantu petani," tambahnya.

Bagi-bagi dryer, menurut dia, juga membantu petani. Pasalnya, petani selama ini tak mampu menyimpan lama gabahnya, karena takut rusak lantaran terkendala musim. 

"Dulu petani terpaksa harus jual?? cepat, karena takut rusak, karena tidak bisa dikeringkan," ucapnya. "Adanya dryer ini, bisa ditahan dan menunggu waktu yang baik bagi petani lepas gabahnya," imbuh Winarno.

Pada masa Menteri Amran, katanya, impor pangan juga terkendali. Sehingga, petani bergairah menanam. Begitu pula dengan generasi muda. "Lihat saja di Kalimantan. Itu masyarakat ramai-ramai ubah lahan tambang jadi ladang jagung," tuntasnya.

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya