Duka Kampung Penghasil Cabai: Jalan Buruk, Panen Susah Dijual

Albari Akbar

Albari Akbar

Tulangbawang

2 April 2021 13:41 WIB
Daerah | Rilis ID
Kebun cabai di Sungai Luar dan Bedarou Indah. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Albari
Rilis ID
Kebun cabai di Sungai Luar dan Bedarou Indah. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Albari

RILISID, Tulangbawang — Sungai Luar dan Bedarou Indah merupakan dua kampung di ujung Kecamatan Menggala Timur Kabupaten Tulangbawang.

Kedua kampung ini merupakan penghasil cabai merah yang cukup besar. Sebanyak 300-400 ton tiap panen yakni kisaran Juni sampai Desember. 

Namun kurangnya perhatian pemerintah membuat distribusi hasil panen agak terhambat. Akses jalan sangat buruk.

Joni (45), salah satu petani cabai di Kampung Sungai Luar berharap Winarti selaku bupati Tuba dapat memperbaiki jalan.

"Mohon bupati dapat meninjau sekaligus melihat kondisi jalan di kampung kami,” katanya, Jumat (2/4/2021).

Jika jalan bagus maka petani akan sangat terbantu ketika ke luar masuk membawa hasil panen.

Kepala Kampung Bedarou Inda, Rusia, membenarkan akses jalan yang buruk di tempatnya.

"Jangan terima laporan dari balik meja saja. Ayo bupati tinjau kampung kami. Lihat jalannya bisa dilewati atau tidak,” ajaknya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya