DPRD Lambar Sayangkan Lemahnya Pengawasan Dana Desa
lampung@rilis.id
Lampung Barat
RILISID, Lampung Barat — Anggota Komisi I DPRD Lampung Barat (Lambar) Erwin Suhendra menyayangkan lembahnya pengawasan dana desa.
Karenanya, Erwin berinisiatif meningkatkan pengawasan penggunaan dana desa tahun ini dengan melibatkan sejumlah stakeholder. Termasuk Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon (DPMP).
“Inspektorat jangan hanya memeriksa pada saat keadaan darurat saja, itu salah. Justru Inspektorat harusnya memeriksa untuk menghindari atau mencegah, jangan sampai hasilnya terlalu parah," katanya, Rabu (8/1/2020).
Politisi Partai NasDem ini berharap peran DPMP lebih jeli dalam mengucurkan dana desa setiap terminnya. Juga melakukan evaluasi terkait hasil kegunaan dana desa tersebut.
“Jangan sampai seperti tahun lalu, sudah masuk bulan Januari, tapi pembangunannya belum selesai," ujarnya.
“Oke kalau untuk pembangunan GSG atau balai pekon, membangun jalan rigid 200-300 meter sudah masuk bulan Januari tidak selesai, itu ada apa? DPMP-lah yang bertanggungjawab dalam hal ini," sambungnya.
Erwin juga berharap Apdesi untuk proaktif melakukan pengawasan.
“Bukan hanya mengibarkan bendera saja, tapi betul-betul memayungi, mengayomi, atau jadi induk peratin-peratin di wilayah tersebut," jelasnya.
Sementara Kepala DPMP Lambar Yuda Setiawan berjanji akan meningkatkan pengawasan dana desa.
“Kalau pengawasan dirasa masih kurang, kedepannya nanti akan kita tingkatkan lagi," katanya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
