Setor Dana Rp7 Miliar, Lampung dan Banten Sah Jadi Kandidat Tuan Rumah PON 2032
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Lampung dan Banten resmi menjadi bakal calon (balon) tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032.
Kepastian itu diperoleh setelah kedua provinsi menyerahkan seluruh persyaratan administrasi kepada KONI Pusat di Jakarta, Selasa (10/3).
Penyerahan dokumen dilakukan langsung oleh jajaran KONI Lampung dan KONI Banten kepada Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman.
Dalam proses pendaftaran tersebut, masing-masing provinsi juga menyetorkan dana administrasi sebesar Rp3,5 miliar (total 7 miliar) sebagai salah satu syarat pencalonan.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, mengatakan penyerahan berkas tersebut menandai rampungnya tahap awal pencalonan tuan rumah PON 2032.
“Hari ini kami telah menyelesaikan tahap pertama, yakni pendaftaran sebagai bakal calon tuan rumah PON 2032. Seluruh persyaratan yang diminta sudah kami serahkan kepada KONI Pusat,” kata Taufik.
Ia menjelaskan, selain bukti penyetoran dana administrasi, dokumen yang diserahkan juga mencakup kesiapan venue pertandingan, fasilitas pendukung, hingga sarana umum seperti rumah sakit dan infrastruktur penunjang lainnya.
Menurut Taufik, setelah proses pendaftaran ini, langkah berikutnya adalah menunggu tim verifikasi dari KONI Pusat yang akan meninjau langsung kesiapan kedua provinsi.
“Tim verifikasi dari KONI Pusat akan datang ke Lampung dan Banten untuk melihat secara langsung kesiapan kami, mulai dari venue, sarana pendukung, hingga infrastruktur lainnya,” ujarnya.
Taufik menambahkan, dalam dokumen pendaftaran juga dilampirkan surat dukungan resmi dari Gubernur Lampung dan Ketua DPRD Provinsi Lampung. Dukungan tersebut menjadi syarat penting dalam proses pencalonan daerah sebagai tuan rumah PON.
PON 2032
PON Lampung Banten
KONI lampung
PON Laba
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
