Sembako dan Lebaran
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Puasa Ramadan 1446 Hijrah sudah memasuki hari ke-12 pada 12 Maret 2025.
Tandanya, sudah semakin dekat menuju hari kemenangan bagi masyarakat muslim dunia, Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H.
Di Indonesia, tradisi merayakan Hari Raya Idul Fitri kental dengan pulang kampung dan memasak masakan khas lebaran.
Seperti rendang daging, opor ayam, sambal kentang, dan tak lupa ketupat.
Tapi bagi ibu-ibu, lebaran bukan hanya menyiapkan panganan enak saja. Namun juga pintar-pintar memilih waktu belanja jelang lebaran.
"Pasti kalau mau lebaran harganya naik," kata seorang Ibu di pasar Tamin, Bandar Lampung.
Ya tren harga sembako naik dengan harga melejit kerap terjadi jelang hari raya keagamaan. Tidak hanya mendekati lebaran saja sebetulnya.
Seperti jelang perayaan Natal, Tahun Baru Masehi, hingga perayaan hari besar keagamaan lainnya.
Lantas pada tahun 2025 yang berada ditengah efisiensi anggaran pemerintah, semoga pasokan bahan pokok tetap lancar masuk Lampung.
Mengingat nantinya pembatasan kendaraan menyebrang pasti terjadi di Pelabuhan Merak-Bakauheni.
Harga sembako
lebaran
hari Raya idul Fitri
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
