Perjuangan Tri Wahyuni, Atlet Senam Lampung yang Meraih Bonus PON Rp 900 Juta
Tampan Fernando
Bandar Lampung
“Terutama buat orangtua yang sudah mendukung mensupport dari aku 14 tahun mengabdi di senam akhirnya bisa mendapatkan medali emas Impian aku. Tahun kemarin itu memang kayak benar-benar gua harus dapat,” ujarnya.
Bahkan Tri hampir terisak saat diwawancara lantaran selama ini ia sering dianggap hanya sebagai ‘atlet pelapis’ jadi dia terus memovitasi dirinya sendiri agar bisa meraih prestasi terbaik.
“Memang nargetin diri sendiri, karena kan ada temannya yang luar biasa apalagi ada Sutji yang selalu dibangga-banggakan. Sedangkan saya apa sih nggak dilihat. Tapi saya kerja keras, jadi saya nggak boleh lengah, ini kerja keras saya,” tutupnya.
Untuk diketahui, Tri Wahyuni tinggal bersama keluarganya di Jalan Agus Salim Kaliawi Bandar Lampung. Tri adalah anak bungsu dan satu-satunya perempuan, dari tiga bersaudara. Dua kakaknya sudah berkeluarga yakni Anton Widodo dan Gunawan.
Untung Budiyono, ayah kandung Tri Wahyuni mengatakan prestasi yang diraih putrinya merupakan hasil kerja keras yang sangat panjang dan penuh kesabaran. Terkait uang bonus yang diterima Tri, menurutnya tentu akan digunakan untuk hal-hal yang baik.
"Ya tentu bisa dipergunakan untuk hal yang baik dan benar. Tergantung Tri juga kan. Kami hanya mem berikan pandangan saja. Hanya yang terpenting adalah sedekah itu yang utama,” kata Untung.
Ia mengatakan Tri Wahyuni memang sangat fokus pada olahraga yang dia geluti saat ini. Keluar dari rumah sejak pagi dan pulang pada malam hari, sehingga sangat jarang bertemu berlama-lama dengan keluarga.
Selama ini keluarga sangat mendukung Tri dengan sepenuh hati, karena pilihan Tri menggeluti cabor senam ritmik memang sejak kecil.
“Kami semua mendukung. Tri kan anak bungsu kami yang memiliki pilihan olahraga yang tidak umum seperti yang bisa dimainkan banyak orang. Senam ini kan sulit. Tapi dia bersikeras tetap di situ. Yaa kami tetap mendukungnya,” tambah Untung.
Tri Wahyuni
pesenam Lampung
Sutji Ritma
Senam ritmik Lampung
bonus PON
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
