Pecah Kongsi di Pesawaran
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Pasca Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan dan memerintahkan KPU untuk melakukan pemilihan ulang (PSU) di Kabupaten Pesawaran, suhu politik di kabupaten tersebut makin memanas.
Putusan yang dibuat MK untuk mendiskualifikasi Aries Sandi, menjadikan Supriyanto sebagai primadona dan diperebutkan untuk kembali maju diputaran kedua.
Diketahui, pada Pilkada 2024 lalu, pasangan Aries Sandi Dharma Putra dan Supriyanto diusung oleh tiga partai yakni Partai Demokrat, PPP dan Golkar.
Dalam putusannya MK memperbolehkan ketiga partai tersebut, untuk mencalonkan siapapun sebagai pengganti Aries Sandi dengan tetap mengikutsertakan Supriyanto.
Namun belakangan ini, di masa pendaftaran calon bupati dan wakil bupati baru yang dimulai sejak 8-10 Maret 2025, koalisi mulak pecah.
Supriyanto sebagai Ketua PPP Lampung acap kali digosipkan berpasangan dengan beberapa calon.
Seperti pasangan Edy Irawan Arief-Supriyanto, dan pasangan Elin-Supriyanto.
Bahkan, untuk pasangan Elin-Supriyanto, Aries Sandi mengklaim pihaknya sudah menerima formulir B1KWK dari partai Demokrat.
Akan tetapi, seperti gayung tak bersambut, DPD Demokrat Lampung Justru ingin mencalonkan Edy Irawan Arief sebagai calon bupati.
Namun di injury time Supriyanto justru berpaling dan diperintahkan oleh partainya PPP maju sebagai Calon Bupati dan mengangkat Suriansyah Rhalieb sebagai wakil.
Pilkada Pesawaran
Pecah Kongsi
Supriyanto
Aries Sandi
Demokrat
PPP
Golkar
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
