"Nabrak Tembok"
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Provinsi Lampung kembali menjadi sorotan nasional, bukan karena begalnya atau jalan rusak.
Akan tetapi Lampung kembali viral lantaran adanya peristiwa tiga orang polisi yang tewas tertembak.
Tiga nyawa polisi melayang ditelan peluru saat melakukan penggerebekan lokasi judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Negara Batin, Kabupaten Way Kanan.
Yakni Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto, Satreskrim Polres Way Kanan Bripda M. Ghalib Surya dan personel Polsek Negara Batin Bripka Petrus Apriyanto.
Tiga laki-laki itu merenggang nyawa tertembus peluru di bagian kepala hingga dada yang berasal dari senjata diduga milik oknum TNI.
Kasus ini sudah menjadi atensi pejabat pusat, bahkan Kapolri hingga Panggalima TNI ikut menyampaikan reaksi dan berjanji mengusut tuntas permasalahan ini.
Sebanyak 14 orang saksi diperiksa, bahkan kepolisian sudah menetapkan satu orang menjadi tersangka.
Tapi, bukan pelaku penembakan, melainkan, tersangka pelaku perjudian sabung ayam yang lebih dulu ditetapkan yakni Z.
Sementara, dua orang oknum TNI yang diduga menjadi pelaku penembakan baru ditetapkan sebagai saksi, meski Peltu Lubis dan Kopka Basar sudah diamankan.
Padahal, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika dengan tegas telah memeriksa 14 saksi.
3 polisi tertembak
Way Kanan
Polda Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
