Mystification News
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Kasus penembakan 3 anggota polisi di Way Kanan membuat publik geger. Pelakunya diduga oknum TNI aktif yang juga pemilik sabung ayam.
Dari hasil ekspose di Mapolda Lampung beberapa waktu lalu, kasus itu perlahan mulai terungkap. Baik dari kronologi, pengumpulan barang bukti, keterangan saksi hingga penetapan tersangka.
Dalam ekspose itu, Kapolda Lampung dan Pangdam II/Sriwijaya terlihat kompak. Kedua pimpinan Polri dan TNI berpangkat bintang 2 itu menyatakan komitmen mereka untuk melakukan join investigasi guna mengungkap kasus tersebut.
Namun makin ke sini, kedua instansi malah terkesan ‘adu narasi' terkait dugaan setoran uang dari pengelola sabung ayam ke Polsek di Way Kanan.
Baik TNI maupun Polri sama-sama mengeluarkan statement yang berbeda. Kapendam II/Sriwijaya membenarkan isu itu, Kapolda Lampung membantah.
Jadi timbul pertanyaan, apakah kedua lembaga ini benar-benar komitmen untuk kompak, atau justru mulai ada perpecahan dalam investigasi? Atau memang ada hasil berbeda yang didapat tim TNI dan tim Polri?
Menariknya, Kapolda Lampung mengatakan isu setoran uang itu adalah mystification news untuk mengaburkan isu utama yaitu penembakan 3 personel Polri. Lantas apa itu mystification news?
Jadi mystification news atau berita mistifikasi adalah strategi manipulasi untuk membentuk opini publik lewat narasi tertentu.
Mistification news adalah informasi atau berita yang digunakan untuk mengaburkan, mengelabui, membingungkan dan menyamarkan fakta terhadap berita utamanya.
Istilah itu berasal dari arti kata mistification atau mistifikasi, yang artinya membuat bingung atau menyamarkan sesuatu agar tetap misterius.
Tampan Fernando
Opini
Mystification News
sabung ayam
TNI vs Polri
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
