Mahasiswa KKN Unila 'Sulap' Limbah Kotoran Jadi Berkah untuk Petani

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

4 Februari 2025 15:53 WIB
Inspirasi | Rilis ID
Proses pembuatan pupuk kompos dari kotoran kambing oleh mahasiswa KKN Unila. Foto: Ist
Rilis ID
Proses pembuatan pupuk kompos dari kotoran kambing oleh mahasiswa KKN Unila. Foto: Ist

Dengan adanya program ini, Sunardi sangat antusias karena manfaatnya besar bagi petani dan peternak di Desa Srimenanti.

“Tentu sangat bermanfaat, karena di desa ini banyak peternak kambing dan petani. Kotoran kambing bisa digunakan untuk membuat kompos, yang jauh lebih baik dibanding pupuk kimia,” kata dia.

“Prosesnya lebih singkat, hanya dalam sebulan sudah terlihat hasilnya, sedangkan pupuk kimia butuh waktu sekitar tiga bulan,” tutur Sunardi.

Namun, Sunardi juga mengakui tantangan utama dari produksi pupuk kompos adalah keterbatasan lahan untuk penyimpanannya. Ia berencana membagikan pupuk kompos yang dihasilkan kepada masyarakat sekitar.

“Nanti apabila pupuk komposnya sudah jadi, insyaallah akan dibagikan ke masyarakat entah satu orang seember atau bagaimana, karena menolong orang itu jangan tanggung-tanggung, harus totalitas,” ungkapnya. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

pupuk kompos

kotoran sapi

KKN Unila

mahasiswa Unila

Desa Srimenanti

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya