Pendekar Universitas Teknokrat Unjuk Gigi di Kejurnas Pencak Silat, Hasilnya Bikin Takjub
lampung@rilis.id
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Dua pendekar asal Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Reva Abdelina dan Adam Widyatamaka, meraih prestasi membanggakan dalam ajang Kejuaraan Nasional Pencak Silat Piala Rektor Universitas Bina Dharma II di Palembang, pada medio Januari 2025.
Kedua mahasiswa Pendidikan Olahraga meraih juara 3 nasional. Reva Abdelina mendapat juara 3 di tunggal putri, sedangkan Adam Widyatamaka meraih juara 3 Tanding Laga kelas D putra.
Kejuaraan Nasional Pancasila Cup ini diikuti sebanyak 15 lebih perguruan tinggi dari berbagai kampus di Indonesia. Di antaranya Universitas Sriwijaya, Universitas Bina Darma, Universitas Bangka Belitung, dan Pusdiklat Jambi.
Rachmi Marsheilla Agus selaku pembimbing para atlet pencak silat mengungkapkan rasa bangga atas kerja keras Reva dan Adam.
"Kami bersyukur mereka dapat meraih prestasi juara 3 nasional dan meraih medali perunggu," ujar Rachmi dalam keterangan resminya, Rabu (5/1/2025).
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UTI Auliya Rahman Isnain mengucapkan terima kasih atas dukungan sivitas akademika Universitas Teknokrat Indonesia sehingga para atlet dapat meraih prestasi nasional.
"Tentunya prestasi mahasiswa ini diraih dengan kerja keras dan latihan yang rutin," katanya.
Terpisah, Wakil Rektor UTI Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M. mengaku bangga dengan prestasi olahraga mahasiswa yang mengikuti kejuaraan tersebut.
"Meskipun masih semester awal, semangat dan kerja keras yang dilakukan oleh Reva dan Adam menunjukan sikap daya juang dan pantang menyerah yang tinggi. dan prestasi ini menjadikan bukti kecintaan terhadap Provinsi Lampung dan almamater," ucapnya.
Mahathir menegaskan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia akan terus mendukung prestasi mahasiswa di semua bidang.
Pendekar Universitas Teknokrat
Kejurnas Pencak Silat
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
