Satirisme dalam Puisi dan Komedi: Kilasan Melalui Linguistik

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

25 Oktober 2023 12:38 WIB
Perspektif | Rilis ID
Oleh Dr. Afrianto, S.S., M.Hum., kelompok Keilmuan Linguistik. Ilustrasi: Rilisid/Kalbi Rikardo
Rilis ID
Oleh Dr. Afrianto, S.S., M.Hum., kelompok Keilmuan Linguistik. Ilustrasi: Rilisid/Kalbi Rikardo

Kritik ini menyatakan bahwa satirisme dapat memperkuat pandangan negatif terhadap pemerintah dan mendorong masyarakat untuk meremehkan upaya-upaya untuk mengubah kondisi sosial dan politik yang sebenarnya.

Dalam rangka mengatasi kritik-kritik tersebut, para penyair dan pelawak perlu mempertimbangkan konsekuensi dari karyanya dan memastikan bahwa mereka tidak mengabaikan fakta dan kompleksitas dari masalah sosial dan politik yang mereka kritik.

Para kreator juga harus memastikan bahwa karya-karya mereka memotivasi masyarakat untuk mengambil tindakan positif dan bertanggung jawab dalam mengubah kondisi sosial dan politik yang dianggap tidak adil. Dalam kesimpulannya, satirisme dalam puisi dan komedi adalah bentuk kritik. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

Satirisme

Puisi

Komedi

Linguistik

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya