Pencipta dan Penyanyi 'Penyampai Khasa', Backsound Viral di TikTok, Ternyata Orang Pesawaran
lampung@rilis.id
Bandarlampung
Meskipun Putra bersedia membawakan lagunya, menurut Kimas keadaannya saat itu justru sulit untuk meluangkan waktu bertemu. Apalagi, Putra sudah menetap di Kota Bandarlampung.
Dengan cara mencari waktu luang, akhirnya Kimas bisa mendatangkan Putra ke rumahnya di Desa Kubu Batu, Way Khilau, Pesawaran untuk menggarap lagu Penyampai Khasa tersebut.
Jiwa seniman yang dimiliki Kimas mampu memberikan sentuhan tersendiri dalam membuat nada, dibantu oleh Dwi seorang arranger yang kebetulan sebagai tetangga belakang rumah.
Terlebih, kekuatan karakter vokal yang dimiliki Putra menjadikan lagu Penyampai Khasa mudah diterima di kalangan masyarakat pecinta lagu Lampung. Khususnya anak-anak muda yang sangat kekurangan asupan lagu-lagu Lampung terbaru.
Saat ini lagu tersebut sangat diterima dan mulai sering dinyanyikan serta dipakai sebagai backsound untuk video atau foto yang di-posting pemuda Lampung di media sosial.
Di tempat berbeda, Putra menambahkan bahwa ada tiga lagu yang diciptakan oleh Kimas untuknya. Selain Penyampai Khasa, ada Salam Tikham dan Dipulaju.
“Sementara ada tiga lagu yang sudah viral saat ini. Semoga singel lagu tersebut bisa sangat diterima khususnya oleh masyarakat Lampung," paparnya.
Dia yakin dengan alur cerita lagu yang familiar akan mampu merangsang anak muda di Lampung untuk kembali menyukai dan bersama-sama mem-booming-kan lagu-lagu Lampung.
Tidak hanya itu, Putra dan Kimas berencana akan membuatkan film pendek Lampung yang mengadopsi cerita dari tiga lagu tersebut.
“Mohon doa dan dukungan kawan-kawan semua. Tidak lupa, kita sangat terbuka memberikan kesempatan bagi teman-teman yang memiliki bakat akting untuk berkontribusi sebagai talent,” pungkasnya. (*)
Penyampai Khasa
Backsound Video dan Foto yang Viral Di Tiktok
Backsound lampung viral tiktok
Ternyata Penyanyi dan Pencipta Lagunya Orang Pesawaran
Kimas Muda
Putra Ramadhan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
