Menyulap Sampah Plastik Menjadi Paving Block

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandarlampung

16 Juli 2023 17:48 WIB
Inspirasi | Rilis ID
Ketua Bank Sampah Hati Berseri, Mulyadi saat memproses paving block dari sampah plastik. Foto : Tampan/Rilis.id
Rilis ID
Ketua Bank Sampah Hati Berseri, Mulyadi saat memproses paving block dari sampah plastik. Foto : Tampan/Rilis.id

Meski harganya lebih mahal jika dibandingkan dengan paving semen/beton, Mulyadi memastikan paving dari sampah plastik ini lebih kuat dan tidak gampang pecah. Selain itu punya daya rekat yang kuat.

Produk paving dari sampah plastik ini mulai dilirik oleh masyarakat. Bahkan Bank Sampah Hati Berseri telah mendapat orderan paving block untuk luasan 1.800 meter persegi.

Namun Mulyadi mengakui jumlah produksi saat ini belum bisa mengimbangi permintaan itu karena minimnya bahan baku. Hal itu karena masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan dan tidak mau memilah sampah dari rumah.

“Kalau pesanan ada 1.800 meter artinya kami harus cari bahan plastik sebanyak 90 ton. Kalau misalnya 1 minggu dapat 10 ton sudah lumayan, tapi ini kan rata-rata produksi masih minim karena kita masih kekurangan bahannya,” jelas dia.

Untuk itu, Bank Sampah Hati Berseri terus melakukan sosialisasi, edukasi dan promosi kepada masyarakat agar mau memilah sampah plastik untuk dijual. Karena hal itu juga akan menambah pemasukan bagi warga.

“Kita sudah coba edukasi ke tingkat RT. Kita anjurkan sampahnya dipilah agar tidak dibuang begitu saja, tapi bisa menghasilkan uang ke mereka. Misalnya sampah sisa makanan untuk budidaya maggot dan plastiknya kita beli untuk bikin paving,” tutupnya. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

sampah plastik

paving block

Bank Sampah

PWI Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya