Literasi Digital Petani Optimalkan Program e-KPB untuk Petani Lampung Berjaya
lampung@rilis.id
Bandarlampung
Namun demikian ternyata indeks Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) lebih tinggi dibandingkan indeks NTP hal tersebut menunjukkan bahwa pendapatan petani banyak digunakan untuk konsumsi rumah tangga dibandingkan untuk biaya biaya produksi.
Hal tersebut tentu tidak memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas yang berujung kepada peningkatan kesejahteraan petani dalam jangka panjang.
Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani, pemerintah provinsi lampung telah menerbitkan sebuah program inovasi berbasis digital e-KPB (Kartu Petani Berjaya Berbasis Elektronik) yang memberikan berbagai layanan kepada petani meliputi layanan aksesbilitas sarana produksi pertanian, permodalan, pendampingan, pemasaran hasil pertanian, asuransi pertanian dan beasiswa pendidikan bagi anak petani.
Di era digital ini, pemanfaatan teknologi dan informasi dapat mempermudah petani untuk mencari informasi untuk peningkatan produktivitas pertanian atau bahkan menambah nilai jual produk pertanian.
Untuk memanfaatkan layanan eKPB tentunya diperlukan keahlian digital dari para petani. Namun sayangnya petani kita yang umumnya tinggal dipedesaan yang banyak didominasi oleh kaum tua dihadapkan tantangan dalam mengakses dan mengadopsi teknologi digital karena berbagai keterbatasan seperti keterbatasan tingkat pendidikan, keterbatasan ekonomi dan keterbatasan ketersediaan infrastruktur digitaL.
Berdasarkan data sakernas BPS Tahun 2022 proporsi petani yang menggunakan internet baru mencapai 8% sementara itu petani yang belum terkoneksi sama sekali dengan teknologi digital sebesar 82%.
Untuk itu maka literasi digital bagi petani merupakan upaya yang harus dilakukan agar program inovasi eKPB yang telah diluncurkan oleh Provinsi Lampung dapat berjalan optimal.
Peningkatan literasi digital bagi petani dapat dilakukan melalui pendampingan dan pelatihan serta penyediaan dan akses infrastruktur digital melalui kolaborasi pentahelix dengan melibatkan akademisi, swasta, media dan msayarakat.
Kolaborasi yang telah dilakukan dengan berbagai perguruan tinggi di Lampung melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa dapat diarahkan pada program peningkatan literasi digital petani.
Selain itu, kerja sama dengan sektor swasta dapat dilakukan dengan menjalin kemitraan dengan perusahaan teknologi dan penyedia layanan digital untuk mendukung program literasi digital yang disesuaikan dengan kebutuhan petani.
Literasi Digital Petani
Program e-KPB
Petani Lampung Berjaya
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
