Inovatif, Petani Kakao di Lampung Kini Bisa Hasilkan Produk Bubuk Coklat Sendiri

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandarlampung

29 September 2023 14:14 WIB
Inspirasi | Rilis ID
Nasrudin, Ketua Poktan Sido Rukun V, Desa Suka Agung, Kecamatan Bulog, Tanggamus. Foto : Tampan/Rilis.id
Rilis ID
Nasrudin, Ketua Poktan Sido Rukun V, Desa Suka Agung, Kecamatan Bulog, Tanggamus. Foto : Tampan/Rilis.id

Menurutnya masih ada dua mesin utama yang harus dimiliki oleh Poktan Sido Rukun V agar bisa menghasilkan coklat siap konsumsi. Yaitu mesin tempiring dan pemasta halus.

Nasrudin menyebut selama ini ia sudah meminta bantuan dari pemda Tanggamus dan Pemprov Lampung untuk pengadaan mesin-mesin itu. Tapi sampai saat belum ada.

“Kita memang butuh mesin tambahan, yaitu mesin di bidang hilirnya. Mesin roasting sudah punya, pasta kasar dan pemecah kulit sudah. Ini kan tanggung karena baru sebatas bubuk, kita harap bisa diupayakan hingga produk jadi,” jelas dia.

Petani di Poktan Sido Rukun V sebenarnya pernah mencoba membuat coklat batangan dengan alat blender. Hasilnya tidak begitu maksimal dan hasil olahannya juga sangat terbatas.

Maka Nasrudin yakin kalau mesin-mesin pengolah biji kakao ini disupport oleh pemerintah, maka Lampung akan menjadi salah satu daerah penghasil koklat siap saji terbesar.

“Lampung ini bahan bakunya sangat luar biasa karena hampir semua kabupaten penghasil coklat. Harapan kami kedepan petani di Lampung tak lagi menjual biji, tapi bahan jadi,” harapnya.

Adapun mesin yang digunakan Nasrudin bersama rekan-rekannya adalah bantuan dari dana Aspirasi di tahun 2020 lalu.

Ia pun berharap dapat mengedukasi lebih banyak petani agar semakin mandiri menghasilkan berbagai produk turunan. Seperti keripik pisang coklat, singkong coklat dan lain sebagainya.

Nasrudin juga berharap keberhasilan Poktan Sido Rukun V memproduksi bubuk coklat tak hanya sekadar ‘dipamerkan’ di berbagai event. Tapi ada aksi nyata membantu petani menghasilkan olahan coklat siap saji.

“Jangan hanya sebatas kita ditampilkan karena kalau gini terus kita jadinya jalan di tempat. Sementara ini tanggung karena belum menghasilkan coklat batangan. Mudah-mudahan akan ada support,” tutupnya. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 4

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

bubuk coklat

petani kakao

tanggamus

penghasil coklat

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya