Siap-siap! Lamban Sastra Gelar Lomba Baca Puisi Pelajar dan Mahasiswa se-Lampung
Gueade
Bandar Lampung
"Kami berterima kasih kepada UTI, kolaborasi disambut baik dan bahkan sangat sigap tanpa perencanaan yang lama," ungkapnya.
Dalam acara ini, pihaknya juga merangkul Komunitas Penulis Muda Lampung, anak-anak muda yang peduli pada literasi.
"Mereka modal majunya literasi, khususnya sastra di Lampung," kata Fitri yang juga pengajar di PGMI UIN Raden Intan Lampung ini.
Dia menegaskan, kegiatan ini akan berkelanjutan. Terlebih telah tercapai kesepakatan dengan pihak UTI.
Kaprodi Magister Bahasa Inggris UTI, Laila Ulsi Qodriani dan dosen UTI Yuseano bekerja sama untuk pelatihan (workshop) penulisan karya sastra dan baca puisi.
"Bahkan peserta yang hadir dalam bincang sastra tadi juga menyambut baik," imbuh Fitri yang baru saja menjadi juri bidang puisi di FLS3N Lampung Selatan itu.
Dalam kesempatan ini, dia mengapresiasi dukungan dari Kadis Perpusip Lampung, Riski Sofyan.
"Sejak kami diberi ruang, sampai saat ini Pak Riski dan Kabid Peri Dermawan dan Titok Budi Raharto selalu membuka diri untuk mendukung Lamban Sastra," katanya.
Adapun kekurangan Lamban Sastra saat ini belum memiliki properti untuk bekerja seperti mebel dan meja.
"Kami juga belum ada rak untuk memajang buku selayaknya ruang sekretariat dan pustaka sastra," ungkapnya.
Lamban Sastra
Isbedy Stiawan ZS
Bincang Sastra
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
