Tujuh Tahun Perjuangan Inklusi, SADILA Peringati Hari Disabilitas Internasional 2025

Yudha Priyanda

Yudha Priyanda

Bandar Lampung

15 Desember 2025 19:39 WIB
Humaniora | Rilis ID
Kegiatan Monolog Hari Disabilitas Internasional bertema “Rumah yang Bercerita: Tentang Cinta yang Menumbuhkan Empati dan Inklusi”.
Rilis ID
Kegiatan Monolog Hari Disabilitas Internasional bertema “Rumah yang Bercerita: Tentang Cinta yang Menumbuhkan Empati dan Inklusi”.

RILISID, Bandar Lampung — Sahabat Difabel Lampung (SADILA) memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 yang dirangkai dengan refleksi tujuh tahun perjalanan organisasi dalam memperjuangkan inklusi bagi penyandang disabilitas. 

Peringatan tersebut dikemas melalui kegiatan Monolog Hari Disabilitas Internasional bertema “Rumah yang Bercerita: Tentang Cinta yang Menumbuhkan Empati dan Inklusi”.

Kegiatan berlangsung pada di Gedung Teater Tertutup Dewan Kesenian Lampung (DKL), PKOR Way Halim, Kota Bandar Lampung, Minggu (14/12/2025).

Ketua SADILA Etik Mudmainah, mengatakan, peringatan HDI tahun ini dirancang dengan pendekatan kekeluargaan sekaligus edukatif. 

Monolog dipilih sebagai medium untuk membangun kesadaran publik, khususnya orang tua, mengenai pentingnya empati, penerimaan, serta dukungan terhadap anak-anak penyandang disabilitas yang tergabung dalam SADILA.

Selain monolog, acara juga menampilkan berbagai penampilan dari anak-anak asuh SADILA sebagai wadah mengekspresikan minat dan bakat mereka.

“Melalui panggung ini, kami ingin anak-anak SADILA terbiasa tampil dan memiliki kepercayaan diri. Panggung menjadi ruang belajar agar mereka tidak takut bertemu orang dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sosial,” kata Etik Mudmainah.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 72 anak asuh SADILA ikut tampil. Mereka berasal dari sejumlah daerah, yakni Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kota Metro.

Di sisi lain, SADILA juga menyoroti masih adanya persoalan mendasar terkait pemenuhan hak penyandang disabilitas, terutama dalam akses pendidikan.

Hingga kini, sekolah negeri yang ramah disabilitas di Kota Bandar Lampung dinilai masih terbatas dan belum sebanding dengan jumlah pendaftar setiap tahunnya. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Bandar Lampung

Difabel

SADILA

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya