Paus Sastra Lampung Awali 2025 dengan 'Satu Ciuman, Dua Pelukan'
Gueade
Bandar Lampung
"Penyair menuangkan apa yang berkecamuk dan menggoda imaji dan citranya. Bisa sekelabat, boleh jadi berlarat-larat sebelum menjadi puisi,” bebernya.
Kitab puisi ini dibagi dua subjudul, 'Taman' dan 'Sungai'. Di dalamnya merangkum puisi-puisi yang dibuat pada tahun 2022 hingga 2024.
“Puisi-puisi ini bisa jadi semacam ‘perjalanan’ bagi saya. Atau ‘jalan menjadi kawan’ untuk 'menuju taman...’ yang kelak menjadi ‘cerita dari perjalanan’ melalui sungai, melewati batu-batu, rimbunan belantara, bebukitan,” paparnya. (*)
Isbedy Stiawan ZS
Puisi
Lampung
Bandar Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
