Sekolah Seni Tubaba dan Jagad Gallery Gelar Pameran Karet Tubaba di Jakarta
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Dengan kata lain, material dalam lukisan dan metode pengerjaanya menjadi hal penting yang muncul menjadi karakter fisik lukisan. Belakangan, percakapan tentang material kembali populer, dan bisa dikatakan terjadi re-materialisasi.
Sesuai pluralitas dan tidak adanya medium specificity dalam senirupa kontemporer, maka segala macam medium dan material dapat tampil dalam seni rupa kontemporer, tanpa hirarki. Berbagai material yang di masa lalu dianggap sebagai meterial non-seni dipergunakan.
Dalam konteks ketersediaan material, Indonesia memiliki kakayaan material alam yang dapat dimanfaatkan oleh seniman. Salah satu material alam yang belum dimanfaatkan seniman untuk berkarya adalah karet alam (Havea Brasilianis).
Seluruh karya dalam pameran ini ingin memperlihatkan bahwa karet melebihi karakteristik elastisitasnya semata. Pameran Beyond Elasticity: Rubber and Materiality berlangsung 17 Mei-30 Juni 2024, diharapkan pameran ini menumbuhkan penyadaran terhadap keberlimpahan material seni rupa di sekitar kita.
Potensi karet sebagai medium utama dalam pameran diharapkan bisa pula memberikan kontribusi pada seni rupa kontemporer. Di sisi lain ide-ide dalam setiap karya yang dipamerkan dapat menjadi renungan dan inspirasi bagi praktik kebijakan ekosistem karet di Indonesia. (*)
Pameran seni rupa
Jagad Gallery
Sekolah Seni Tubaba
Umar Ahmad
kesenian
Tulang Bawang Barat
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
