Sabet Rancage 2018, Ternyata Ini Motivasi sang Sastrawan

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

4 Oktober 2018 11:24 WIB
Budaya | Rilis ID
Muhammad Harya Ramdhoni di kantor Rilislampung.id, Selasa (3/10/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Taufik Rohman
Rilis ID
Muhammad Harya Ramdhoni di kantor Rilislampung.id, Selasa (3/10/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Taufik Rohman

Dia memberikan gambaran bahwa hal itu sudah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang bahkan memberikan beasiswa penuh kepada mahasiswanya.

"Tidak perlu banyak-banyak, cukup angkatan pertama itu 40 saja dahulu, full beasiswa. Kalau 15 kabupaten/kota ditambah Provinsi Lampung bersinergi, bisalah untuk membiayai beasiswa full terhadap mahasiswa tersebut," pintanya.

Peluang kerjanya pun bisa diciptakan, bergantung kemauan pemerintah daerah. Yang jelas menjadi guru bahasa Lampung atau sastra daerah.

”Saya memprediksi pada 20 hingga 80 tahun ke depan, jika hal ini tidak maka bahasa Lampung benar-benar akan punah,” ingatnya.

Selain Semilau dan Perempuan Penunggang Harimau, karya Dhoni lainnya adalah Kitab Hikayat Orang-orang yang Berjalan di Atas Air, 2012; Mirah Delima Bang Amat, 2017; dan Sihir Lelaki Gunung, 2018. (*)

 

Menampilkan halaman 3 dari 3
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya