Perkumpulan Marga Sihaloho di Lampung Gelar Diskusi Tentang Tradisi Batak Bersama Pojok FISIP Unila

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

3 Februari 2024 14:57 WIB
Budaya | Rilis ID
Punguan Loho Raja akan menggelar diskusi “Kolektivitas dalam Tradisi Batak” bersama Pojok FISIP Unila. Foto : Ist
Rilis ID
Punguan Loho Raja akan menggelar diskusi “Kolektivitas dalam Tradisi Batak” bersama Pojok FISIP Unila. Foto : Ist

RILISID, Bandar Lampung — Perkumpulan Marga Sihaloho (Punguan Loho Raja) di Bandar Lampung akan menggelar diskusi publik bertajuk “Kolektivitas dalam Tradisi Batak” bersama Pojok FISIP Universitas Lampung (Unila).

Diskusi ini merupakan rangkaian Perayaan Bona Taon atau pesta awal tahun yang rutin diperingati oleh warga Suku Batak, termasuk perkumpulan Marga Sihaloho. Acara ini akan berlangsung di taman FISIP Unila, Senin (5/2/2024) pukul 15.30 WIB.

Ketua Punguan Loho Raja, Boru, Bere/Ibebere Bandar Lampung dan Sekitarnya, Freddy Sihaloho mengatakan, pihaknya baru kali ini mengadakan diskusi sebagai bagian dari perayaan Bona Taon. Ide kegiatan ini muncul dalam rapat kepanitiaan.

“Pada rapat tersebut diusulkan mengadakan diskusi publik sebagai rangkaian perayaan bona taon,” kata Freddy, Sabtu, 3/2/2024.

Dia menyatakan, dalam tradisi Batak, terdapat kebiasaan-kebiasaan yang bersifat kolektif. Misalnya, teken les (penggalangan donasi) untuk membantu anggota maupun komunal.

Kemudian tandok beras, dimana para perempuan Batak bahu-membahu mengisi tandok (keranjang) dengan beras yang mencerminkan kekeluargaan petani Batak.

“Kolektivitas dalam budaya Batak itu jauh dari orientasi kapital. Sebaliknya, spirit yang dibangun adalah solidaritas. Itu sebabnya, kami menggagas diskusi sebagai diskursus publik,” ujarnya.

Inisiator Pojok FISIP Unila Dodi Faedlulloh menambahkan, mendalami potensi aksi sosial dalam tradisi dan budaya tertentu merupakan agenda penting. Apalagi, yang berangkat dari pengalaman langsung subjek-subjeknya.

Penting juga memperkuat solidaritas lintas tradisi ketika berhadapan dengan fenomena atau kebijakan yang bisa merugikan masyarakat.

Diskusi Publik “Kolektivitas dalam Tradisi Batak” akan menghadirkan dua narasumber. Mereka adalah Freddy Sihaloho dan peneliti-dosen Sosiologi Unila Fuad Abdulgani. Nantinya, ruang pertukaran gagasan itu dipandu jurnalis Wandi Barboy Silaban.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

Marga Sihaloho

Pojok FISIP Unila

tradisi Batak

Punguan Loho Raja

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya