IKA Unila dan FKIP Buka Taman Baca di Palu
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Ikatan Keluarga Alumni Universitas Lampung dan FKIP (IKA Unila - IKA FKIP Unila) membuka taman baca di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) selama tiga hari, Rabu-Jumat (7-10/11/2018).
Ketua IKA FKIP Unila, Ibnu Hasan, menerangkan ada empat orang relawan yang dikirim ke Palu. Kegiatan ini juga dalam rangka mengimplementasikan nilai-nilai kepahlawanan.
”Yakni rela berkorban, berani merasakan rasa duka dan gembira bersama, saling bahu-membahu menguatkan fisik maupun psikis di sana,” paparnya.
Selama di sana, pihaknya juga akan memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November 2018.
Di lokasi bencana, relawan dari IKA Unila dan IKA FKIP Unila melakukan trauma healing di beberapa spot pengungsian dengan aktivitas permainan-permainan yang menggembirakan.
“Kami membawa serta relawan yang terdidik juga membawa beberapa dus buku bacaan untuk anak-anak sebagai taman baca di pengungsian,” kata pejabat di Kemenpora ini.
Tak lupa rombongan relawan juga menyerahkan bantuan uang senilai Rp13 juta kepada korban bencana di Palu dan Donggala, Sulteng. Bantuan berasal dari donasi pengurus dan anggota IKA FKIP Unila.
Putra daerah Negararatu, Lampung Utara, ini mengungkapkan di lokasi dirinya bersama rombongan bertemu alumni FKIP Fisika Unila angkatan 86 dan 88. Juga Fakultas Hukum 92. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
