Polda Lampung Turun Tangan Selidiki Kematian Mahasiswa FEB Unila Pratama Wijaya
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Polda Lampung turun tangan menyelidiki kematian Pratama Wijaya Kusuma, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung.
Pratama diduga meninggal akibat penganiayaan saat kegiatan pendidikan dasar (diksar) organisasi Mahasiswa Pencinta Lingkungan (Mahapel) Unila pada November 2024.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari mengatakan Polda telah menerima laporan dari keluarga korban.
“Selanjutnya akan dilakukan penyelidikan oleh Direktorat Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung," kata Kombes Pol Yuni Iswandari, di Mapolda Lampung, Selasa (3/6/2025).
Ia mengatakan penyelidikan mendalam akan dilakukan oleh Polda Lampung agar kasus tersebut menjadi terbuka dan terang benderang di mata publik.
"Selam apenyelidikan nanti kami akan menentukan saksi-saksinya dan mengumpulkan bukti-buktinya yang bisa menjadi dasar dalam laporan ini," kata dia.
Kombes Yuni pun menegaskan Polda Lampung berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya dan secepatnya.
"Apapun bentuk laporannya terkait kasus, baik itu laporan dari masyarakat maupun informasi dari media sosial, Polda Lampung pasti akan menindaklanjutinya," tambahnya.
Sementara itu, Wirna Wani selaku Ibu dari almarhum Pratama Wijaya Kesuma meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus kematian anaknya.
"Kami ingin kasus ini diungkap dan semua pelaku yang menyebabkan anak saya meninggal dunia dihukum seberat-beratnya," kata dia.
Pratama Wijaya Kusuma
kasus kekerasan
penganiayaan
ormawa
Unila
mahasiswa Unila
Polda Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
