Polda Lampung Tingkatkan Operasi Berantas Premanisme, Ungkap 578 Kasus TO dan Non TO
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Secara total, data dari seluruh wilayah menunjukkan: Kasus TO: 224 kasus tercatat, 103 kasus berhasil diungkap.
Kasus non-TO: 354 kasus tercatat, 105 kasus berhasil diungkap. Total Para Pelaku: 194 orang. 75 orang disidik. 115 orang dibina.
Tempat kejadian perkara (TKP): dari 159 TKP TO, 101 berhasil diungkap; dari 197 TKP non-TO, seluruhnya berhasil ditindak.
Polres Bandar Lampung juga mencatatkan capaian signifikan dengan pengungkapan 8 dari 16 TKP TO (78 persen), serta 64 orang Pelaku non-TO yang berhasil diamankan, 7 disidik dan 57 dibina.
Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, menyampaikan apresiasinya atas kinerja seluruh jajaran.
Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi dalam pengungkapan kasus serta membina para pelaku agar tidak kembali melakukan tindak pidana.
“Pengungkapan kasus TO dan non-TO ini bukan sekadar angka, tapi komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Ke depan, pembinaan terhadap para Pelaku non-TO ini juga akan diperkuat agar mereka tidak kembali mengulangi perbuatannya,” ujar Kapolda dalam keterangannya, Rabu (14/5/2025).
Ia menambahkan selain upaya represif, pendekatan humanis melalui pembinaan akan terus diperluas untuk menciptakan efek jera sekaligus peluang rehabilitasi sosial bagi pelaku.
Polda Lampung berkomitmen terus memaksimalkan upaya pencegahan dan penindakan dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan aman bagi seluruh masyarakat.
"Masyarakat diImbau agar mau terus berkontribusi memberikan rasa aman di lingkungan nya, termasuk memberikan laporan kepada pihak Kepolisian jika mengetahui dan Meresahkan bagi masyarakat yang mengganggu Ketertiban," tutupnya. (*)
Kapolda Lampung
Helmy Santika
berantas preman
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
