Kasus Kakak Beradik Tewas di Pesisir Barat, Polisi Amankan 3 Sajam dan Periksa 20 Saksi
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Polda Lampung terus berupaya mengungkap kasus penemuan dua mayat anak yang diduga dibunuh di Pekon Batu Raja, Kabupaten Pesisir Barat.
Polisi telah mengamankan 3 senjata tajam jenis parang atau golok. Senjata tajam tersebut kini masih disimpan sebagai alat bukti.
Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Lampung, Kombes Pahala Simanjuntak saat dikonfirmasi mengatakan, 2 senjata tajam jenis golok ditemukan dari rumah salah satu saksi.
"Itu golok bukan ditemukan di TKP semua, hanya 1 yang ada di TKP dan itu milik korban. Nah yang 2 lagi dari rumah saksi inisial IS," ujar Kombes Pahala, Kamis (22/5/2025).
Disinggung terkait dugaan IS yang melakukan pembunuhan tersebut, Pahala belum memberikan jawabannya. Namun IS telah kembali ke rumah usai dimintai keterangan.
“Semua (saksi) sudah pulang," jawab Pahala.
Di sisi lain,Polres Pesisir Barat telah memeriksa 20 saksi yang berdekatan dengan lokasi kejadian ditemukannya kakak adik tewas penuh luka bacokan.
“Kami kembali melakukan pemeriksaan terhadap 20 orang saksi. penyelidikan masih berjalan. Sampai sekarang, belum ada satu pun pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dari hasil pemeriksaan tersebut,” ungkap Kasat Reskrim Polres Pesisir Barat, Iptu Fabian Yafi Adinata.
Menurut Iptu Fabian, beberapa tetangga menyampaikan bahwa kedua kakak adik ini kesehariannya sering ke kebun durian dan sore baru pulang. Kedua orang tua mereka meladang berkebun tidak jauh dari rumah mereka.
"Kita masih menunggu hasil lab untuk mengetahui pelaku pembunuhan tersebut karena di golok yang kita amankan ada bercak darah," ujarnya.
penemuan mayat
kasus pembunuhan
Pesisir Barat
Polda Lampung
Kombes Pahala Simanjuntak
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
