Gara-gara Cinta Ditolak, Ini Motif Penganiayaan Terhadap Pedagang Pasar Sarinongko

Yuda Haryono

Yuda Haryono

Pringsewu

20 Januari 2026 14:05 WIB
Hukum | Rilis ID
Rekaman cctv saat penusukan pedagang bawang di pasar sarinongko pringsewu foto ist
Rilis ID
Rekaman cctv saat penusukan pedagang bawang di pasar sarinongko pringsewu foto ist

RILISID, Pringsewu — Polisi berhasil mengungkap motif dibalik penganiayaan terhadap seorang pedagang di Pasar Sarinongko, Kabupaten Pringsewu.

Tersangka nekat melakukan aksi brutal tersebut karena sakit hati setelah cintanya kepada istri korban ditolak dan hanya dianggap sebagai teman.

Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra menjelaskan, tersangka berinisial HP (24) tidak memiliki hubungan pribadi dengan korban, melainkan mengenal istri korban sejak awal Januari 2026.

"Awalnya tersangka sempat menumpang mobil istri korban dan meminta nomor telepon. Sejak itu, sering menghubungi melalui pesan WhatsApp dan beberapa kali mendatangi tokonya," ujar Kapolsek, Selasa (20/1/2026).

Namun, upaya pendekatan tersebut tidak mendapat tanggapan, karena istri korban tidak pernah memberikan harapan dan hanya menganggap tersa6 sebagai teman biasa.

Situasi akhirnya memanas pada Senin pagi (19/1/2026), saat tersangka berpapasan dengan istri korban di Pasar Pagelaran.

Dalam pertemuan itu, istri korban dengan tegas meminta tersangka untuk tidak lagi mendatangi tokonya.

"Tersangka merasa sakit hati karena perasaannya tidak diterima dan sempat mengancam akan melukai korban," imbuh AKP Ramon.

Tak lama berselang, tersangka mendatangi toko korban di Pasar Sarinongko yang saat itu Dwi Yayan Tohari (35), warga Pringsewu Selatan, tengah duduk di meja kasir.

Tanpa banyak bicara, tersangka langsung menusuk korban di bagian leher menggunakan sebilah pisau.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Pringsewu

cinta ditolak

pemuda nekat

tusuk suami

di pasar

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya