Deg-degan! Dikira Kena Tilang, Pengendara di Pringsewu Dapat Teguran Humanis dan Helm Gratis
Yuda Haryono
Pringsewu
“Saya kira mau langsung ditilang. Apalagi tadi tidak pakai sabuk pengaman, sudah pasrah,” beber Kimung.
Namun kekhawatirannya sirna setelah petugas hanya memberikan teguran dan imbauan.
Ia pun mengaku lega sekaligus merasa diingatkan kembali akan pentingnya keselamatan saat berkendara.
"Menurut saya bagus ada operasi seperti ini. Jadi diingatkan lagi agar mematuhi aturan. Kadang pengemudi merasa sudah biasa di jalan, jadi suka lupa," katanya.
Kasat Lalu Polres Pringsewu, Iptu I Kadek Gunawan menjelaskan, kampanye keselamatan ini merupakan bagian dari Operasi Keselamatan yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta meningkatkan kesadaran berlalu lintas.
Meski operasi tersebut memungkinkan adanya penindakan, sengaja mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.
Polisi ingin kesadaran masyarakat tumbuh dari pemahaman, bukan semata-mata karena takut sanksi.
“Kami lebih mengedepankan sosialisasi dan edukasi. Tujuannya menggugah kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas demi terwujudnya Kamseltibcarlintas di Kabupaten Pringsewu,” ujar Kasat lantas senin 9/2/2026
Terkait pembagian helm, Kadek menyebut langkah tersebut sebagai pengingat nyata akan pentingnya perlindungan kepala saat berkendara.
Helm merupakan alat keselamatan utama yang masih dianggap sepele oleh sebagian pengendara.
Pringsewu
razia
satlantas
polres Pringsewu
helm ngratis
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
