Waduh! Kenaikan Tarif Tol Bakter Jadi Pemicu Inflasi di Lampung pada Juni 2023
Tampan Fernando
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung merilis data inflasi pada bulan Juni 2023 yaitu sebesar 0,16 (month to month).
Inflasi di Lampung dipengaruhi beberapa faktor, yaitu kenaikan harga sejumlah komoditi pangan, harga rokok, hingga kenaikan tarif jalan tol Bakauheni Terbanggi (Bakter).
“Bulan Juli Provinsi Lampung mengalami inflasi sebesar 0,16 persen. Itu terjadi karena peningkatan indeks harga cabai rawit, kopi bubuk, telur ayam ras, rokok kretek filter dan tarif jalan tol,” kata Kepala BPS Provinsi Lampung, Atas Parlindungan Lubis melalui akun Youtube BSP Lampung, Senin (3/7/2023).
Atas Parlindungan menjelaskan kenaikan harga cabai rawit terjadi karena permintaan pasar saat sangat tinggi jelang Hari Raya Idul Adha, sementara pasokan petani lokal sedang berkurang.
Sementara kenaikan harga kopi bubuk karena berkurangnya produktifitas kopi di Lampung Barat akibat cuaca panas yang merontokkan kembang kopi dan sebagian besar pohon kopi sudah tua.
Untuk kenaikan tarif jalan tol di Lampung karena adanya pengumuman resmi dari Hutama Karya selaku badan usaha jalan tol pada 25 Mei 2023.
“Bahwa tarif tol di Lampung ruas Bakauheni Terbanggi mengalami kenaikan dan mulai 5 juni 2023 sudah diberlakukan tarif baru 100 persen,” kata Atas.
Sementara jenis komoditi yang berhasil menahan laju inflasi pada bulan Juni 2023 adalah bensin, bawang merah, minyak goreng, obat dengan resep serta popok bayi sekali pakai.
Menurut Atas Parlindungan, penurunan harga bensin karena PT Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM non subsidi per 1 Juni 2023.
Penurunan harga bawang merah terjadi karena persediaan masih aman dan melebihi permintaan pasar. Penurunan harga minyak goreng karena Harga Eceran Terendah (HET) sudah ditetapkan oleh pemerintah.
tarif tol Bakter
Hutama Karya
BPS Lampung
inflasi
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
