PLN UID Lampung Siap Amankan Kelistrikan Ramadan dan Idul Fitri 2026, Siagakan 106 Posko dan Ribuan Personil
Fi fita
Bandar lampung
RILISID, Bandar lampung — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menggelar Apel Siaga Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 1447 Hijriah sebagai bentuk kesiapan menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Ramadan hingga Idul Fitri.
Apel siaga ini sekaligus menandai dimulainya masa siaga kelistrikan yang berlangsung pada 14-28 Maret 2026.
General Manager PT PLN (Persero) UID Lampung Rizky Mochamad menyampaikan, kegiatan ini merupakan komitmen PLN untuk memastikan sistem kelistrikan tetap andal guna mendukung aktivitas masyarakat yang meningkat selama bulan suci Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.
“Melalui Apel Siaga ini, kami memastikan seluruh personel, peralatan, dan sistem kelistrikan berada dalam kondisi siap siaga. PLN berkomitmen menjaga pasokan listrik tetap andal sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ujar Rizky.
Ia menambahkan, secara sistem kondisi kelistrikan di Provinsi Lampung saat ini berada dalam status normal dengan Daya Mampu Pasok (DMP) sebesar 1.566 MW, beban puncak 1.250 MW, serta cadangan daya sebesar 316 MW atau sekitar 25,2 persen.
Untuk menjaga keandalan tersebut, PLN telah melakukan berbagai langkah antisipatif, mulai dari assessment jaringan, pemeliharaan preventif, hingga pembatasan pekerjaan yang berpotensi menimbulkan gangguan selama periode siaga, kecuali dalam kondisi darurat.
Dalam masa siaga ini, PLN UID Lampung menyiagakan 106 posko siaga yang didukung oleh 157 pegawai PLN dan 1.311 tenaga alih daya (TAD) yang akan bertugas menjaga keandalan sistem kelistrikan di seluruh wilayah kerja.
Selain kesiapan personel, PLN juga melakukan gelar peralatan siaga untuk memastikan seluruh sarana operasional dalam kondisi optimal.
Berbagai peralatan pendukung disiagakan, di antaranya 175 unit mobil operasional, 84 unit sepeda motor, 5 unit crane, 25 unit genset, 6 unit UPS, serta 77 unit unit gardu bergerak (UGB) yang siap digunakan apabila diperlukan dalam penanganan gangguan kelistrikan.
“Selain kesiapan personel, kami juga menyiapkan berbagai peralatan operasional seperti mobil pelayanan teknik, genset, UPS, hingga unit gardu bergerak agar apabila terjadi gangguan dapat ditangani dengan cepat sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga,” tambah Rizky.
Pln
listrik
pt pln persero
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
