Mandiri Secara Finansial Sejak Muda: Pelatihan Akuntansi Personal untuk Pemuda Produktif
lampung@rilis.id
Tanggamus
Metode seperti 50-30-20 (50% kebutuhan, 30% keinginan, 20% tabungan) juga diperkenalkan sebagai kerangka dasar perencanaan keuangan pemula.
“Kami ingin membuktikan bahwa akuntansi bukan ilmu yang menakutkan, melainkan alat praktis untuk mengelola hidup,” ujar Imelda Sinaga.
“Kemandirian finansial bukan lagi mimpi itu realitas yang bisa diraih sejak dini, asal tahu caranya.”
Kegiatan ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pilar Pengabdian kepada Masyarakat.
Dengan semangat “Kampus Mengabdi, Masyarakat Berkembang”, STIE Gentiaras berkomitmen untuk tidak hanya mengajar di ruang kelas, tetapi juga memberdayakan masyarakat melalui ilmu yang relevan dan aplikatif.
Harapannya, setelah pelatihan ini, pemuda Air Naningan tidak hanya tahu apa yang harus dilakukan. Tetapi juga bagaimana melakukannya sehingga mereka dapat beralih dari siklus “kerja keras, habiskan semua” menuju kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. (*)
STIE Gentiaras
PKM
Tanggamus
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
