Upaya Balitbangtan Lakukan Penyegaran Peneliti dan Penyuluh
Elvi R
Bogor
RILISID, Bogor — Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Muhammad Prama Yufdy mengatakan, Balitbangtan berencana akan menyekolahkan sekitar 50-60 orang dalam rangka penyegaran peneliti dan penyuluh pertanian. Menurutnya, sekolah pascasarjana merupakan kawah candradimuka bagi para peneliti di setiap institusi penelitian dan pengembangan.
Sementara itu, Ketua Forum Mahasiswa Balitbangtan se-Jawa Barat, Destika Cahyana menyebut, dari sekolah pascasarjana setiap tahun dihasilkan master dan doktor baru yang akan melanjutkan kiprah penelitiannya di masing-masing lembaga.
"Di pascasarjana peneliti belajar meneliti berdasarkan standar kaidah ilmiah. Di sana juga peneliti belajar berpikir secara filosofis yang mendalam," kata ketua Forum Mahasiswa Balitbangtan se-Jawa Barat, Destika Cahyana, usai terpilih sebagai ketua periode 2019-2020.
Menurut Destika, sebagai kawah candradimuka maka para peneliti idealnya mampu menjalani pendidikan akademis tepat waktu dengan hasil yang gemilang.
"Pada prakteknya selalu ada kendala non akademis yang membuat proses pendidikan terhambat. Di sinilah forum mahasiswa berperan untuk saling menguatkan agar setiap kendala dapat diatasi bersama," tutur Destika.
Balitbangtan memang selalu membutuhkan darah segar para peneliti guna mendukung Indonesia mewujudkan lumbung pangan pada 2045.
"Kementan mendukung para mahasiswa asal Balitbangtan maupun asal Kementan dengan memfasilitasi penelusuran literatur secara free melalui online bahkan dengan bantuan pustakawan," kata Kepala Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian, Dr. Retno Sri Hartati Mulyandari, saat membuka acara silaturahmi dan musyawarah Forum Mahasiswa Balitbangtan se-Jawa Barat di Bogor (7/9), siang tadi.
Pada acara itu forum juga memperluas keanggotaan dari yang sebelumnya terbatas untuk petugas belajar asal Balitbangtan, menjadi lebih terbuka dengan melibatkan mahasiswa asal Balitbangtan yang berstatus ijin belajar dengan biaya sponsor lain maupun biaya sendiri.
"Ada peneliti dan penyuluh Balitbangtan yang mendapat kesempatan beasiswa dari sponsor di kementerian lain seperti dari Kementerian Keuangan, dan Kemenristekdikti, jadi tidak saja dari Kementan" kata Destika yang menggantikan Ketua Forum sebelumnya, Haruna.
Dengan demikian nama forum yang semula Forum Petugas Belajar Litbang se-Jawa Barat berubah menjadi Forum Mahasiswa Balitbangtan se-Jawa Barat dengan anggota berupa mahasiswa pascasarjana di IPB, UI, Unpad, dan ITB yang berstatus sebagai pegawai di Balitbangtan.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
