SHL Hotel and Resort Gelar Wedding Showcase, Tampilkan Pernikahan Ala Sunda Bertema Amor Fati II
Fi fita
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Hari pernikahan adalah momen paling berharga yang dinantikan setiap pasangan, dan menyiapkan pesta pernikahan impian menyita banyak waktu.
Mulai dari memilih tempat pernikahan, baju pengantin, tata rias, kue,entertainment, fotografer, wedding organizer, hingga souvenir dan undangan.
SHL Hotel and Resort sebagai Culinary & Wedding Destination, memberikan gambaran konsep outdoor di tepi kolam, dengan tema yang unik sekaligus mengajak calon pengantin untuk bisa memilih vendor-vendor dalam memeriahkan pesta pernikahan mereka melalui Wedding Showcase.
Amor Fati adalah tema Wedding Showcase yang sudah kali kedua di adakan di SHL Hotel and Resort, bermakna mencintai takdir dan penggambaran kebahagiaan serta ketentraman di dalam kehidupan bersama pasangan.
Di tahun ini, Amor Fati II resmi dilaksanakan dengan mengusung konsep pernikahan adat Sunda yang menjadi trend bagi masyarakat di Provinsi Lampung.
Berkolaborasi dengan 9 Vendor Wedding Professional diantaranya Seraiwangi Production, Cerita Mata, Nuo Lambra, Ekamartha, Eqhis Enterprise, Billy Black Dian Mc Singer, Sembilan Pelita, dan Viding yang tentunya siap membantu pernikahan impian Anda menjadi kenyataan.
Selain itu, rangkaian acara seputar pernikahan akan digelar selama Wedding Showcase.
“Wedding Showcase kali ini akan berbeda dengan wedding showcase sebelumnya, kita mengusung konsep adat Sunda serta berkolaborasi dengan 9 vendor professional yang sudah terbiasa dengan konsep adat Sunda,” ujar Reza Afif Marketing Communication SHL Hotel and Resort.
Pada wedding showcase ini, calon pengantin dapat berkomunikasi dengan para vendor melalui live Instagram di media sosial masing-masing.
Sehingga mempermudah para calon pengantin yang mungkin berkendala hadir atau berada di luar kota berinteraksi online secara langsung.
Wedding showcash SHL resort Lampung
SHL hotel dan resort lampung
Culinary & Wedding Destination
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
