Pusdatin Kementan Sosialisasikan Penguatan Data Pangan
Elvi R
Pontianak
RILISID, Pontianak
— Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian (Pusdatin), Kementerian Pertanian RI yang bekerja sama dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distan TPH) Kalbar melakukan sosialisasi penguatan data pangan strategis.
Sosialisasi yang berlangsung di Pontianak pada 14 - 16 Februari 2019 tersebut diperuntukkan kepada pihak dinas pertanian di 14 kabupaten dan kota yang ada di Kalimantan Barat.
"Penguatan data pangan strategis ini bertujuan untuk memperkuat data tanaman pangan baik padi dan palawija mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga pusat setiap bulan yang kerja sama antara Kementan dan Distan," ujar Fungsional Statistis Pusdatin, Kementan, Siti Nur S di Pontianak, Jumat (15/2/2019).
Ia menjelaskan, dengan data pangan stategis tersebut diharapkan bisa tersedianya data agregat tanaman pangan tingkat kabupaten, provinsi dan nasional setiap periode satu bulan.
"Nah akhirnya kita nanti bisa mengolah data untuk menganalisis data tanaman pangan untuk semua tingkatan. Data itu juga nanti dapat gunakan pimpinan untuk keperluan sistem peringatan awal," kata dia.
Sementara itu, Kadistan TPH Kalbar Heronimus Hero mengatakan, data sangat penting dalam segala hal terutama dalam proses perencanaan, evaluasi dan penyusunan kebijakan.
"Harapan kita dengan hadirnya 14 kabupaten dan kota dalam sosialisasi penguatan data pangan, data-data kita mulai dari tingkat lapangan semakin efisien dan valid terutama dengan penerapan aplikasi yang dikelolah Pusdatin, Kementan. Semoga data dihasilkan dengan baik dan berkoordinasi baik dengan BPS," ungkap dia
Menurutnya, data statistik adalah model. Model yang ada tersebut tentu semakin mendekatkan dengan fakta sebenarnya, dari sampel hingga populasi total.
"Untuk saat ini data pertanian kita seperti luas tanam dan produksi pertanian serta lainnya dipublikasikan oleh BPS. Ada hal - hal yang memang dalam data perlu dimasukkan. Kami sendiri akan terus memperkuat data dalam pembangunan pertanian di Kalbar. Perencanaan, kebijakan dan evaluasi mengacu kepada data," kata dia.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
