Presiden: Delapan Waduk Akan Selesai Tahun 2018

Default Avatar

Anonymous

Kuningan

25 Mei 2018 11:01 WIB
Bisnis | Rilis ID
Peluncuran Bank Wakaf Mikro oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso. FOTO: Humas OJK
Rilis ID
Peluncuran Bank Wakaf Mikro oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso. FOTO: Humas OJK

RILISID, Kuningan — Presiden Joko Widodo mengungkapkan, pembangunan delapan waduk akan selesai pada 2018, salah satunya Bendungan Kuningan di Jawa Barat.

"Tahun ini ada delapan waduk selesai termasuk Kuningan," kata Presiden Jokowi saat meninjau pembangunan Bendungan Kuningan di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Jumat (25/5/2018).

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membangun 65 bendungan dan satu per satu akan diselesaikan, kata Kepala Negara.

Presiden Jokowi mengatakan bahwa Bendungan Kuningan ini hampir selesai, tidak ada masalah dengan penduduk sekitar 365 kepala keluarga.

"Urusan memindahkan penduduk yang terdampak. Sebanyak 365 keluarga sudah tidak ada masalah. Tadi juga sudah ketemu," ungkapnya.

Presiden juga menjelaskan bahwa Bendungan Kuningan mampu mengairi sawah seluas 3.000 hektare, baik yang berada di Kabupaten Kuningan maupun di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

"Juga bisa memenuhi kebutuhan air baku sebesar 300 liter per detik untuk 300 ribu kepala keluarga," tambahnya.

Bendungan yang berada di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureunq, Kabupaten Kuningan, yang rencanannya luas genangannya mencapai 221,59 Ha ini bisa menampung 25 juta meter kubik air. 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya