Momentum Hari Lahir Pancasila, Amran Serukan Perangi Mafia Pangan

Sukma Alam

Sukma Alam

Jakarta

1 Juni 2018 12:10 WIB
Bisnis | Rilis ID
FOTO: Istimewa
Rilis ID
FOTO: Istimewa

Untuk itu, Amran menegaskan bagi perusahaan importir nakal yang pemiliknya telah ditetapkan tersangka oleh Polri kemarin yaitu PT PTI, PT TSR, PT CGM, PT FMT dan PT ASJ, langsung di-blacklist.  Perusahaan dan kroninya kami tutup, tidak boleh bisnis di sektor pangan.

“Bertepatan dengan hari Lahir Pancasila ini, saya serukan perangi mafia pangan. Tutup perusahaan nakal, dan buka pintu lebar lebar bagi perusahaan dan investor yang profesional dan berintegritas,” sebutnya.

“Kami sudah sampaikan ke Satgas Pangan Mabes Polri, mafia pangan harus dituntas. Jadi bagi para pengusaha, jangan coba main-main. Kamk tidak akan memberi kompromi, yang mempermainkan petani dan konsumen,” pintanya.

Lebih lanjut Amran menegaskan tata kelola pangan diperbaiki dengan kebijakan baru.  Perusahaan yang diblacklist PT. PTI, PT TSR, PT CGM, PT FMT dan PT ASJ digantikan dan dipersilakan BUMD Sumbar, Jabar, Jatim, NTB  Perusda Sulsel, BUMN maupun perusahaan lokal masuk ke dalam bisnis bawang putih. Bila di pasar terjadi gejolak harga, mereka akan menstabilkan harga dengan operasi pasar.

“Merekapun wajib tanam bermitra dengan petani. Pola kemitraan petani diyakini menguntungkan kedua belah pihak,” tegasnya.

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya