Listrik PLN Menyala Tanpa Kedip, Amankan Kunjungan Kerja RI 1 di Lampung
Fi fita
Bandarlampung
Sejumlah rangkaian kegiatan RI 1 di Lampung Selatan diantaranya peninjauan program pompanisasi sawah tadah hujan di Desa Bandan Hurip Kecamatan Palas, peresmian Gedung Jokowi Learning Center (JLC) di SMA Kebangsaan Kalianda dan peninjauan Fasilitas Kesehatan (Faskes) di RSUD Bob Bazar Kalianda.
Masih di hari pertama kunker, rombongan RI 1 melanjutkan kunjungannya Kabupaten Lampung Utara diataranya meninjau Pasar Sentral Kotabumi dan pembangunan jalan Inpres Keramat Teluk.
“Kehadiran Presiden RI ketujuh ini sangat membekas di tengah warga Lampung khususnya momen dimana RI 1 berjalan kaki dari hotel BBC World Bandarjaya menuju tempat kuliner kafe Moon Bee di Lampung Tengah.
Disana, RI 1 menyempatkan berfoto, menyapa dan berbaur bersama warga,” ungkap Sugeng.
Seluruh objek kunjungan RI 1 di Lampung tidak luput dari pengamanan kelistrikan yang dilakukan PLN.
"Kami terjunkan ratusan petugas PLN untuk mengamankan kelistrikan di semua objek kunjungan RI 1 di Lampung, tidak hanya lokasi inti bahkan tempat kuliner yang menjadi objek kunjungan Tengah, kelistrikannya pun kami amankan, termasuk tempat RI 1 bermalam," jelas Sugeng.
Di hari kedua kunjungan, rombongan RI 1 melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Lampung Barat untuk peninjauan Faskes RSUD Alimuddin Umar dan panen kopi bersama para petani di Kebun Kopi Desa Tembahang Batu Brak.
Selanjutnya RI 1 beserta rombongan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Tanggamus untuk melaksanakan shalat jumat di Masjid Al Islah Kota Agung, peninjauan pasar Kota Agung dan peninjauan Faskes RSUD Batin Mangunang Tanggamus sebelum kembali ke Jakarta melalui Bandar Udara Radin Inten II.
"Seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja RI 1 telah berjalan aman dan lancar dengan listrik yang andal menyala tanpa kedip. Tentunya ini merupakan bukti dan buah kerja keras, kolaborasi, sinergi yang terjalin baik dari seluruh tim PLN bersama semua stakeholder," pungkas Sugeng Widodo. (*)
Pln
pt pln persero
listrik
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
