Lebih Mahal Dibanding Curah, Penjualan Minyak Goreng Kemasan Menurun

Dwi Des Saputra

Dwi Des Saputra

Bandarlampung

26 Mei 2022 17:51 WIB
Bisnis | Rilis ID
Stok minyak goreng kemasan melimpah di minimarket. Foto: Dwi DS
Rilis ID
Stok minyak goreng kemasan melimpah di minimarket. Foto: Dwi DS

RILISID, Bandarlampung — Stok minyak goreng kemasan di berbagai minimarket di Bandarlampung kini berlimpah ruah. Harganya pun bervariasi. Sayangnya, angka penjualan menurun antara 30 sampai 40 persen. 

Riki Ardiyanto, pegawai Alfamart di Jalan Samratulangi, Tanjungkarang Barat (TkB) menerangkan, penurunan minyak goreng kemasan 1 dan 2 liter terjadi usai Lebaran. 

"Ya mungkin, harganya tinggi. Jadi, masyarakat cari alternatif yang lebih murah seperti minyak goreng curah," ungkapnya. 

Yuni, kasir Chamart di Jalan Tupai, Kedaton, Bandarlampung juga mengakui turunnya minat pembeli minyak goreng kemasan. 

"Dulu (saat kebijakan satu harga HET Rp14 ribu per liter) display selalu kosong. Sekarang terisi penuh. Paling empat-lima hari lagi baru diisi lagi," singkatnya. 

Terpisah, Rahmat Affandi, lebih memilih minyak goreng curah dibanding kemasan. Alasanya, harga minyak goreng kemasan jauh lebih mahal dari curah. 

"Kalau di Pasar Waykandis, saya beli 1 liter minyak goreng curah kisaran Rp16-17 ribu," ungkap dia. 

Sementara, di Alfamart minyak goreng kemasan Sania 2 liter dibanderol Rp45.500 dan Chamart Rp45.200.

Sedangkan, merek Bimoli 1 liter di Alfamart dibanderol Rp25.900 dan di Chamart Rp 26.300. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Minyak Goreng

Kemasan

Melimpah

Minimarket

Harga Minyak Goreng

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya