Kisah Sukses Novita Diana, TKI Lamsel yang Jadi Motor Penggerak DNS di Hongkong

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

29 Januari 2019 15:09 WIB
Bisnis | Rilis ID
Novita Diana (tiga dari kiri), motor penggerak Desa Nabung Saham (DNS) Lampung di Hongkong. FOTO: ISTIMEWA
Rilis ID
Novita Diana (tiga dari kiri), motor penggerak Desa Nabung Saham (DNS) Lampung di Hongkong. FOTO: ISTIMEWA

RILISID, Bandarlampung — Delapan tahun menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Hongkong, Novita Diana (38) mampu meraih keuntungan dari pasar modal (saham).

Warga Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan (Lamsel), ini mulai memberanikan dirinya untuk terjun berinvestasi saham di pasar modal sejak tahun 2017 silam.

Dengan bermodalkan sedikit pengetahuan tentang pasar modal, Novita Diana kini mulai menyisihkan keuntungannya untuk ditabung ke pasar modal.

"Saya sebenarnya sudah menjalani reksadana sejak tahun 2011, sedangkan untuk mengenal pasar modal sejak tahun 2014, tapi saya baru memulai terjun ke saham di tahun 2017," katanya dalam keterangan yang diterima Rilislampung.id, Selasa (29/1/2019).

"Saya pun sudah merasakan sendiri hasil dari pasar reksadana dan pasar modal itu," lanjut Diana, sapaan akrabnya.

Dia juga mengaku berinvestasi di pasar modal untuk jaminan masa pensiun atau tabungan di masa tua nanti.

"Ya, ini semua untuk jaminan masa tua saya, saya ingin saat masuk di masa pensiun menjadi TKW, saya merasa nyaman dengan hasil yang saya peroleh dari pasar modal itu sendiri," harapnya.

Tak hanya di situ saja, ternyata TKW asal Desa Suak tersebut juga sempat menjadi motor penggerak bagi teman-teman seprofesinya yang ada di Hongkong. Ia mengajak teman-temannya untuk turut berinvestasi di pasar modal.

"Nah, saya kan yang sudah pernah merasakan pasar modal, saya pun merasa kenapa saya tidak mengajak teman-teman. Saya akhirnya mulai mengenalkan pasar modal itu kepada mereka (teman seprofesi), dan akhirnya banyak yang bergabung dimulai dari teman-teman terdekat saya sendiri," jelasnya.

Selain itu, Diana juga memiliki harapan besar kepada pemerintah Indonesia untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada seluruh TKI agar mereka mampu mengelola keuangannya dengan baik dan benar.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya