Jember Fashion Carnival 2019 Digelar Akhir Juli, Ini yang Akan Ditampilkan 

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

26 Februari 2019 20:38 WIB
Bisnis | Rilis ID
Rilis ID

RILISID, Jakarta — Kabupaten Jember, Jawa Timur, akan kembali menggelar Jember Fashion Carnival (JFC) ke-18 pada 31 Juli sampai 4 Agustus 2019 mendatang.

JFC 2019 itu akan menampilkan keunikan rancangan fashion carnival yang merupakan daya tarik wisatawan ketika berkunjung ke Jember untuk menyaksikaan even tahunan karnaval berkelas dunia tersebut.

Kreator sekaligus Presiden JFC, Dynand Fariz, akan menampilkan karya uniknya di even tersebut dalam balutan tema ‘Tribal Grandeur’ atau ‘Keagungan Suku-suku Bangsa’.

“Dalam tema Tribal Grandeur di JFC 2019 nanti kita akan tampilkan rancangan fashion carnival dari 8 suku bangsa ternama dunia dengan ciri khas fashion carnival mereka masing-masing,” kata Dynand dalam acara launching JFC 2019 di kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Jakarta, Selasa (26/2/2019). 

Dynand mengatakan, kedelapan tema rancangan fashion carnival yang akan ditampilkan nantinya berasa dari suku bangsa Aztec Mexico, Mongol Mongolia, Zulu Afrika Selatan, Viking Norwegia, Karen Thailand, Polynesia, dan Indonesia yang kali ini diwakili oleh suku Minahasa Sulawesi Utara dan
Hudoq Kalimantan Timur.

Di tempat yang sama, Menpar Arief Yahya mengapresiasi penyelenggaraan JFC yang telah memasuki tahun ke-18 dan semakin memperkuat posisi Jember sebagai kota karnaval terbaik di Indonesia.

Karnaval yang mendapat penghargaan internasional ini juga menjadi magnet untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Jember yang tahun lalu dikunjungi sekitar 1,1 juta wisatawan.

“JFC 2019 masuk dalam top-10 dalam 100 Calender of Event (CoE) Wonderful Indonesia yang digelar di seluruh Tanah Air sepanjang tahun ini dalam upaya mencapai target kunjungan 20 juta
wisman dan 270 juta pergerakan wisnus,” kata Arief Yahya.

Event JFC menjadi salah satu atraksi unggulan Kabupaten Jember yang terus berusaha meningkatkan 3A, yakni Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas, sebagai unsur terpenting dalam mengembangkan pariwisata.

“Selain atraksi JFC bertaraf internasional, Jember mempunyai
fasilitas akomodasi dan aksesibilitas Bandara Notohadinegoro yang telah diperpanjang runway-nya agar dapat menampung peningkatan penumpang,” ungkap Menpar Arief.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sukma Alam
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya