Jagung Hibrida Nakula Sadewa 29 Tetap Lebih Unggul pada Kemarau di Nganjuk

Elvi R

Elvi R

Jakarta

8 September 2019 11:00 WIB
Bisnis | Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan
Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan

Dengan efisiensi input, produksi menjadi lebih murah sehingga meskipun harga turun, petani masih tetap mendapatkan keuntungan.
     
Petani cukup antusias mengikuti acara panen raya tersebut yang terlihat dari banyaknya petani yg terlibat pada acara dialog dengan Pak Dirjen dan Bupati Nganjuk.

Pada sesi dialog, Dirjen Tanaman Pangan menegaskan kembali bahwa pemerintah tidak tinggal diam menghadapi kendala kemarau yang dihadapi petani saat ini. Beberapa program diluncurkan kementerian pertanian untuk membantu petani, diantaranya adalah  bantuan operasional operator traktor dan bahan bakarnya, pompa air dan biaya operator dan bahan bakarnya, biaya pertemuan petani dan operasional PPL dan Babinsa.

Namun demikian, pengelolaanya harus melalui pendekatan Kawasan, minimal 100 hektare per Kawasan. 

Setelah acara panen raya dan temu lapang, petani puas dengan hasil panen jagung hibrida NASA 29, hasil penelitian Balitbangtan, Kementerian Pertanian. Dari beberapa petani yang kami temui setelah acara tersebut mengemukakan ketertarikannya menanan NASA 29 dalam skala yang lebih luas. Mereka akan meminta varietas NASA 29 sebagai pilihan pada CPCL yang akan diajukan melalui kelompok tani pada musim tanam jagung berikutnya.

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya