GrabExpress Ajak Wirausahawan Lokal Tingkatkan Daya Saing
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Grab menyelenggarakan pelatihan pemasaran digital dan fotografi produk dengan tema “Usaha Lancar Bareng GrabExpress”. Kegiatan ini sekaligus mengajak wirausahawan lokal di Lampung untuk mendorong pertumbuhan bisnis mereka.
Seminar yang diikuti 100 peserta dan bekerjasama dengan sejumlah komunitas e-commerce di Lampung ini bertujuan mendukung pertumbuhan bisnis wirausahawan lokal melalui penyediaan layanan pengiriman barang lewat GrabExpress yang semakin mudah, cepat, dan aman.
Marketing Director Grab Indonesia Mediko Azwar menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen membantu wirausahawan lokal untuk berkembang.
Di Lampung, GrabExpress telah hadir sebagai langkah kami untuk menjadi everyday superapp dengan memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan kurir instan yang andal, mudah, dan aman.
“Melalui pelatihan pemasaran digital dan fotografi produk ini, kami memberikan kesempatan bagi wirausahawan lokal untuk mempelajari ilmu-ilmu baru untuk meningkatkan efisiensi bisnis mereka dan dapat mencapai target bisnis dengan lebih cepat,” katanya dalam keterangan yang diterima Rilislampung.id, Minggu (17/2/2019).
Pelatihan ini, lanjut Mediko, mendukung komitmen berkelanjutan Grab yang terangkum dalam masterplan 2020 Grab 4 Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
“Sebagai kekuatan Indonesia di masa depan melalui akselerasi pertumbuhan bisnis e-commerce,” ujarnya.
Praktisi pemasaran digital dan Director Gink Technology, Eka Yuda Gunawibawa, menyatakan bahwa UMKM memiliki peran dalam menunjang kegiatan ekonomi nasional, terutama untuk mengatasi persoalan pengangguran dan kesenjangan antar sektor.
Disisi lain, menurutnya, UMKM biasanya memiliki keterbatasan biaya terutama dalam segi pemasaran. Hal ini tidak boleh menjadi penghambat akselerasi bisnis mereka.
“Pemasaran digital dapat menghemat biaya promosi dengan menggunakan media internet sehingga jauh lebih murah jika dibandingkan dengan menggunakan cara-cara lainnya,” tuturnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
