Gaungkan Lahan Rawa, Balittra Gandeng ULM

Elvi R

Elvi R

Jakarta

5 September 2019 14:29 WIB
Bisnis | Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan
Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan

RILISID, Jakarta — Bertempat di Aula 2 Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Kalimantan Selatan telah dilaksanakan penandatanganan MoU kerja sama antara Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balittra) dengan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat (FT ULM) pukul 10.30 WITA. Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani oleh Ir. Hendri Sosiawan, CESA selaku Kepala Balittra dengan Dr. Bani Noor Muchamad, ST., MT Dekan FT ULM. Turut hadir Ketua Prodi Teknik Sipil FT ULM, Dosen pengajar jurusan Teknik Sipil, Peneliti-peneliti Balittra, dan juga Mahasiwa Prodi Teknik Sipil FT ULM.

Dr. Bani selaku tuan rumah sangat antusias dan senang karena Balittra bersedia bekerja sama dengan FT ULM khususnya Program Studi Teknik Sipil.

“Sangat membanggakan sekali karena antara Balittra dan FT ULM memiliki satu visi yang sama, yaitu menggaungkan lahan rawa. Namun pada implementasinya kami jauh masih kurang, berbeda dengan Balittra yang memang terjun langsung untuk mengelola lahan rawa” kata Bani.

Untuk ke depannya teknologi lahan rawa yang ada harus bisa diimplementasikan di lapangan bukan hanya sekedar menjadi bahan kajian semata. Selain itu, mahasiswa yang risetnya mengenai lahan rawa nantinya diharapkan bisa melakukan penelitian di Balittra maupun area-area yang berada di bawah naungan Balittra.

Pada kesempatan yang sama, Ir. Hendri Sosiawan, CESA dalam sambutannya mengungkapkan bahwa ini kali pertama Balittra bekerja sama dengan selain Fakultas Pertanian, lebih tepatnya Fakultas Teknik Program Studi Teknik Sipil.

“Jika tadi Bapak Dekan mengatakan bangga bekerja sama dengan Balittra, maka kami akan mengatakan sangat bangga dan terhormat bisa bekerja sama dengan FT ULM yang sebenarnya sudah lama kami pikirkan. Saya yakin hal ini akan membawa dampak yang sangat besar nantinya karena kontribusi teknik sipil sangat dibutuhkan untuk pengembangan lahan rawa terutama dalam desain infrastrukturnya”, urainya.

Mengingat program pemerintah dalam pengembangan pertanian di lahan rawa melalui program #SERASI (SElamatkan RAwa Sejahterakan petani) maka akan banyak pembangunan infrastruktur yang harus implementatif di area Sumatera dan Kalimantan. Target 2 tahun ini adalah 1 juta hektar lahan rawa yang harus di optimalisasi. Hendri berharap kerja sama ini akan terus berkelanjutan.

"Setelah ini kami akan intensif dengan dosen-dosen Teknik Sipil dan juga Mahasiswa untuk membuka pintu kerja sama penelitian di seluruh area binaan kami demi terciptanya desain infrastruktur yang implementatif untuk pengembangan lahan rawa berkelanjutan”, lanjut Hendri.

Bukan hanya itu saja, dalam kegiatan ini nahkoda Balittra memberikan kuliah tamu untuk para mahasiswa dengan tema “Hidrologi dan Pengelolaan Infrastruktur Lahan Rawa”.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya