Gardu Induk Pakuan Ratu Diklaim Bisa Bantu Listrik 4 Kabupaten

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Waykanan

3 April 2021 11:39 WIB
Bisnis | Rilis ID
Foto: Istimewa
Rilis ID
Foto: Istimewa

RILISID, Waykanan — PLN Lampung dan Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan bersinergi dalam konsistensinya memenuhi kebutuhan listrik di Provinsi Lampung. Beberapa waktu lalu, PLN berhasil mengoperasikan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV dan Gardu Induk (GI) Pakuan Ratu berkapasitas trafo 60MVA.

Beroperasinya GI Pakuan Ratu ini memiliki dampak positif, terutama dalam memperbaiki kehandalan sistem kelistrikan, serta membuka peluang pertumbuhan pelanggan dan penjualan di Lampung.

“Beroperasinya GI Pakuan Ratu ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan sistem kelistrikan, pertumbuhan pelanggan dan penjualan energi listrik,” ucap General Manager PLN UID Lampung, I Gede Agung Sindu Putra.

Hadirnya GI Pakuan Ratu ini diharapkan akan memenuhi kebutuhan kelistrikan pada sektor industri pertanian, industri perkebunan, industri perikanan, dan permukiman di daerah sekitarnya. Seperti Kabupaten Waykanan, Lampung Utara, Tulangbawang Barat dan Tulang Bawang.

“Saya melihat banyak sekali potensi, baik pada sektor industri pertanian, perkebunan, perikanan dan permukiman rakyat yang wajib PLN dukung,” tambahnya dalam siaran pers yang diterima Rilislampung, Sabtu (3/4/2021).

Jalur SUTT 150 kv yang memiliki panjang 31,48 kilometer yang terdiri dari 24 tapak tower ini, nantinya akan mendukung pasokan dan keandalan listrik di pulau Sumatera khususnya Provinsi Lampung.

“Energi listrik akan dialirkan melalui Double phi incomer ke trafo berkapasitas 60 kVA di GI Pakuan Ratu, akan dinikmati manfaatnya bagi perekonomian  Kabupaten Way Kanan dan Kabupaten sekitarnya,” ujar Dendi Kusumawardana, General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan.

Keberhasilan energize jalur ini juga tidak terlepas dari kerja sama yang dilakukan oleh PT PLN (Persero) dengan stakeholder, khususnya Pemerintah Daerah dan masyarakat sekitar.

Manager PLN UPPJ Lampung & Bengkulu Johar Wijaya menjelaskan, pengoperasian SUTT 150kv double phi incomer dan GI Pakuan Ratu dilakukan ekstra hati-hati karena tidak dilakukan dengan cara biasa.

Dalam proses pengerjaannya dilakukan pemotongan (cutt off) dan penyambungan kembali pada jalur backbone SUTT  150 kV Kayuagung - Gumawang - Menggala yang juga sebagai jalur backbone dan kritikal interkoneksi subsistem Sumatera Selatan dan Lampung. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Andry Kurniawan
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya