BPTP Balitbangtan Bengkulu Display Inovasi Teknologi di PEDA KTNA XVI 

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

20 Juli 2018 21:45 WIB
Bisnis | Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan
Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan

RILISID, Jakarta — BPTP Balitbangtan Bengkulu menampilkan berbagai inovasi teknologinya pada Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) XVI Provinsi Bengkulu di Kabupaten Bengkulu Selatan, Rabu (18/07/2018) kemarin.

Inovasi teknologi tersebut ditampilkan dalam bentuk display, di antaranya teknologi jarwo super jagung kedelai, teknologi budidaya bawang merah, produk benih bawang merah varietas Batu Ijo sampai olahannya, teknologi budidaya ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB), teknologi pemanfaatan limbah sawit dan integrasinya dengan ternak sapi, kalender tanam (KATAM), produk olahan kedelai, kue kering berbahan baku tepung mocaf, dan tepung ubi jalar.

Bahkan, Pelaksana Tugas Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, menyatakan peran BPTP Bengkulu benar-benar sebagai mitra pemerintah dan mitra usaha dalam mendukung pembangunan pertanian di provinsi itu.

PEDA KTNA XVI ini juga menampilkan display lapang yang telah disiapkan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan bekerjasama dengan BPTP Balitbangtan Bengkulu.

Display Inovasi Teknologi Pertanian yang sudah dipersiapkan sejak 6 bulan yang lalu tersebut meliputi pengenalan beberapa varietas tanaman pangan dan palawija (padi-jagung-kedelai) hasil penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Selain varietas, juga menampilkan inovasi budidaya tanaman seperti sistem tanam jajar legowo padi dan jagung dan inovasi teknologi tumpangsari jagung-kedelai.

Display lainnya yang didampingi oleh Tim BPTP Balitbangtan Bengkulu adalah display model Rumah Pangan Lestari yang berintegrasi dengan ternak kambing boerka. Display ini disiapkan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkulu Selatan dengan pendampingan inovasi teknologi oleh BPTP Balitbangtan Bengkulu.

Harapannya, semua inovasi teknologi yang ditampilkan itu nantinya dapat diterapkan oleh petani dan pada akhirnya dapat meningkatkan kemandirian dan ketahanan pangan serta kesejahteraan petani.

Acara PEDA KTNA XVI ini masih akan berlangsung sampai tanggal 24 Juli 2018 dan merupakan wadah silaturahim, tatap muka para kelompok tani se-provinsi Bengkulu.

"PEDA KTNA harus dijadikan ajang untuk bertukar informasi dan transfer teknologi. Dengan harapan menjadi pemacu semangat pembangunan pertanian di daerah untuk peningkatan kemandirian dan ketahanan pangan," kata Rohidin.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya