BPTP Balitbangkan Terus Distribusikan Bibit Tanaman 

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

25 Mei 2018 10:52 WIB
Bisnis | Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan
Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan

Salah satu kendala dalam pengembangan salak Gula Pasir adalah ketersediaan bibit dengan kualitas baik. 

BPTP Bali telah membibitkan salak gula pasir dengan menggunakan polibag/kantong plastik dan menggunakan media tanam yang baik, yang mampu mempercepat dan meningkatkan kualitas bibit. 

Dengan media tanam yang baik bibit telah siap dipindahkan ke lahan pada umur 4 bulan. 

Kelebihan lain dari pembibitan menggunakan kantong plastik adalah bibit yang dihasilkan pada saat dipindahkan ke lapangan akan langsung dapat beradaptasi dengan lingkungannya dengan minimnya stagnasi pertumbuhan tanaman.

BPTP Banten mendistribusi Kelapa Dalam Cungap Merah ke 3 lokasi Poktan, yaitu Poktan Subur Makmur di Desa Warunggunung Kabupaten Lebak, Poktan Tunas Harapan-1 di Desa Cilayang, Kabupaten Serang dan Poktan Mekar Jaya-1 di Desa Pasireurih, Cisata Kabupaten Pandeglang. Masing-masing Poktan mendapatkan sebanyak 100 batang.  

Kelapa dalam Cungap Merah merupakan kelapa dalam asli Banten yang sedang dalam proses pelepasan sebagai varietas unggul lokal.  

Sumber benih Kelapa Dalam Cungap Merah BPTP Banten berasal dari lokasi kebun Blok Penghasil Tinggi (BPT) dan Pohon Induk Terpilih (PIT) yang telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pertanian.

Selain itu, BPTP Lampung juga mendistrisbusikan benih lada bersertifikat Varietas Natar 1 sebanyak 7.000 batang hasil produksi di Kebun Percobaan TSP Natar.  

Benih ini diserahkan kepada Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji. 

Benih Lada ini direncanakan akan langsung diserahkan oleh Bupati Mesuji kepada petani untuk memperluas areal baru di Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji.  

Menampilkan halaman 2 dari 3

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya