LDII Lampung Gelar Silaturahmi Zulhijah 1447 H, Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Sosial
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 1.541 ekor sapi dan 1.189 ekor kambing.
“Untuk sapi mengalami peningkatan sekitar 12 persen atau bertambah 183 ekor. Sedangkan kambing naik sekitar 29 persen dengan penambahan 345 ekor,” jelasnya.
Ribuan hewan kurban itu nantinya akan dipotong dan didistribusikan melalui 415 titik di berbagai wilayah Lampung, dengan target penyaluran mencapai 101.634 paket daging kurban.
Aditya menyebut nilai perputaran ekonomi dari kegiatan kurban warga LDII tahun ini diperkirakan mencapai Rp38 miliar.
“Kami ingin semangat berkurban tumbuh menjadi bagian dari kebiasaan dan gaya hidup masyarakat. Bukan hanya menjalankan kewajiban ibadah, tetapi juga memperkuat keikhlasan serta kebersamaan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Silaturahmi Zulhijah, Heri Sensustadi, mengungkapkan tingginya partisipasi warga dalam berkurban didukung kebiasaan yang sudah dibangun sejak lama, yakni menabung secara rutin atau memelihara hewan ternak sendiri untuk persiapan Idul Adha.
Menurutnya, budaya tersebut bahkan telah diperkenalkan kepada anak-anak sejak usia dini melalui kegiatan pengajian.
“Anak-anak diajarkan menabung sejak kecil agar terbiasa memiliki semangat berkurban ketika dewasa nanti,” katanya.
Di sisi lain, Sekretaris DPW LDII Lampung, Ahmat Nurdin, menilai ibadah kurban juga menjadi sarana membangun keseimbangan antara kesalehan individu dan kepedulian sosial.
Ia menambahkan, meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berkurban juga dapat berdampak positif bagi kesejahteraan peternak serta mendorong pertumbuhan sektor peternakan di Lampung.
Kurban
ldii
LDII LAMPUNG
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
