Waspada! Banyak Anak-Anak Cuci Darah, Ini Penyebabnya
Juan Santoso Situmeang
Mesuji
Kemudian, bentuk ginjal yang tidak normal atau fungsinya tidak normal.
Berikutnya, adalah memang karena pola hidup yang tidak sehat dengan konsumsi makanan dan minuman berwarna dan kadar gula tinggi.
Oleh karena itu, dr. Eka mengatakan agar anak-anak menghindari pola hidup tidak sehat tersebut.
Kemudian banyak minum air mineral dan harus rajin berolahraga.
Dalam satu postingan di media sosial, anak usia remaja berseragam SMA, harus cuci darah di RS Fatmawati, Jakarta.
Saat ditanya ia sudah empat tahun alami cuci darah rutin 3 kali dalam seminggu.
Kemudian si remaja pria itu juga mengungkapkan penyebab dirinya harus terapi cuci darah. Yakni karena selalu minum minuman manis sejak kecil.
"Saya tidak sangat jarang minum air putih, hampir tidak pernah. Minumnya yang manis-manis, jadi seperti ini sekarang," katanya.
Mengenai gejala awal, anak SMA itu mengatakan sering buang air kecil. Kemudian merasa mual-mual dan pusing. (*)
Gagal ginjal
cuci darah
anak-anak
pola hidup
makan manis
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
