Dua Mahasiswa FKIP Unila Raih Silver Medal Kategori Primary Education di UTM Malaysia
Fi fita
Bandar Lampung
Sebagai kedua mahasiswi yang berkecimpung di bidang sosial humaniora, mereka pernah berpikiran untuk menyerah dan mengundurkan diri.
“Sejak awal aku pun ngga tau apa itu bidang STEM. Tapi untungnya, berkat bantuan dosen dan teman-teman aku bisa bertahan meskipun memang tidak bisa dianggap mudah, karena ini adalah satu kompetisi STEM pertama kali yang aku ikuti,” ungkap Nathania, Senin, 22 Juli 2024.
Dari kompetisi tersebut, Nathania dan Diana bisa belajar banyak hal baru tentang STEM. Karena menurut mereka, pengalaman adalah guru terbaik saat kita mau belajar dan berjuang dengan hal-hal yang tidak pernah dilakukan sebelumnya.
APEX dan Funlearn sendiri bisa menjadi salah produk paling unik dan out of the box yang pernah mereka buat.
“Mungkin, bidang STEM sendiri jadi salah satu bidang yang cukup asing di jurusanku. Aku juga merasa terkendala ketika diharuskan untuk membuat proyek yang sesuai dengan topik ini. Bahkan, setelah sampai di Malaysia aku cuma punya waktu tiga hari buat matengin materi, brainstorming, pembuatan powerpoint untuk presentasi, serta penguasaan komunikasi,” ujar Nathania.
Bagi Nathania dan Diana, kompetisi tingkat internasional seperti ini bisa berpengaruh terhadap kemampuan diri seseorang.
Mereka juga bersyukur bisa berkesempatan untuk meningkatkan keterampilan dan memperluas relasi ataupun jaringan pertemanan hingga antarnegara.
Nathania dan Diana juga berpesan untuk semua orang termasuk para mahasiswa, dengan membuktikan kepada diri sendiri secara tidak langsung bisa memotivasi untuk melampaui segala pencapaian yang pernah diraih.
“Menurutku, ga ada salahnya mencoba. Its doesn’t matter how ‘raw’ it is, as long as u believe that you can, it means u can do it. Aku juga berpesan kepada teman-teman. People see you by how you see yourself, so think positively and give it a whirl,” ungkap Nathania.(*)
Unila
mahasiswa FKIP Unila
universitas Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
