Viral Penggelembungan Suara Pilpres di Kemiling Bandar Lampung, KPU: Sudah Kita Perbaiki

Sulaiman

Sulaiman

Bandarlampung

15 Februari 2024 16:14 WIB
Politika | Rilis ID
Perbandingan Hasil C 1 Plano dengan data yang terinput dalam Real Count KPU RI.
Rilis ID
Perbandingan Hasil C 1 Plano dengan data yang terinput dalam Real Count KPU RI.

RILISID, Bandarlampung — Fenomena adanya pengelembungan suara pada saat input data hasil penghitungan suara di aplikasi Sirekap terjadi juga di Lampung.

Salahsatunya di TPS 14 Kemiling Raya Bandar Lampung, dimana suara Pilpres milik 02 Prabowo Gibran berdasar hasil C 1 Plano 177 menjadi 677 suara di real count KPU RI.

Hal ini diungkapkan oleh pemilik akun media sosial X @herricahyadi. Dalam postingan disertai foto tampilan Sirekap dan C 1 Plano, diberi keterangan bahwa hasil input dan C Plano berbeda jauh.

Dimana suara sah dalam Plano TPS tersebut tertera 239 suara, tetapi dalam real count KPU suara 02 capai 677 suara.

"Ajaib! Dan ini tidak hanya di satu TPS. Saya kasih link TPS mana aja yg sudah ditemukan “kesalahan” input yang spesifik ke calon tertentu ini. Bantu kawal, mark upnya gila-gilaan," tulisnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Divisi Teknis KPU Kota Bandar Lampung Fery Triatmojo mengatakan, hal ini karena adanya kesalahan baca aplikasi Sirekap dan tidak diperiksa secara cermat oleh KPPS sebelum unggah data.

"Pembacaan data Sirekap bersifat otomatis, hanya saja KPPS kurang cermat memeriksa dan memperbaiki," katanya.

Namun, Fery memastikan, hal ini sudah ditindaklanjuti, oleh admin Sirekap di KPU Kota, publikasi tersebut sudah dihapus untuk diperbaiki.

"Kita bisa memperbaiki, tetapi tidak bisa merubah hasil dari C Plano, karena C Hasil yang salah bisa diperbaiki saat rapat rekapitulasi di tingkat Kecamatan," tandasnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sulaiman
Tag :

Pengelembungan Suara

Pilpres 2024

KPU Bandar Lampung

Capres 02

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya